PONTIANAK, Mediapriangan.com - Hari ketiga Proliga 2026 di GOR A Yani Pontianak, Kalimantan Barat, akan menyuguhkan duel bergengsi sektor putri antara Jakarta Electric PLN Mobile melawan Jakarta Livin Mandiri pada Minggu, 11 Januari 2026.
Pertandingan ini diprediksi berlangsung ketat karena kedua tim sama-sama membawa misi kebangkitan.
Pada laga pembuka Proliga 2026, Jakarta Electric PLN Mobile memperlihatkan potensi besar meski akhirnya harus menyerah dari Jakarta Pertamina Enduro.
Sempat unggul dan memaksa pertandingan berlangsung hingga lima set, hasil tersebut menjadi pengingat penting bahwa konsistensi permainan masih menjadi pekerjaan rumah bagi Jakarta Electric PLN Mobile dari awal hingga akhir laga.
Menghadapi Jakarta Livin Mandiri, Jakarta Electric PLN Mobile diperkirakan tetap mengusung pola permainan agresif. Neriman Ozsoy dan Celeste Plak masih akan menjadi tumpuan utama dalam membongkar pertahanan lawan.
Dalam persaingan Proliga 2026, kombinasi pemain asing dan lokal yang solid membuat Jakarta Electric PLN Mobile dinilai lebih siap secara mental dan teknis.
Baca Juga: Atmosfer Final Seri Pontianak Bikin Tegang, Megawati Hangestri Ungkap Kunci Comeback di Proliga 2026
Berikut susunan pemain inti Jakarta Electric PLN Mobile yang diperkirakan akan diturunkan:
- Khalisa Azilia Rahma (Setter - Indonesia)
- Ersandrina Devega (Opposite - Indonesia)
- Neriman Ozsoy (Outside Hitter - Turki)
- Celeste Plak (Outside Hitter - Belanda)
- Agustin Wulandhari (Middle Blocker - Indonesia)
- Putri Andya Agustina (Middle Blocker - Indonesia)
- Tasya Aprilia Putri (Libero - Indonesia)
Sementara itu, Jakarta Livin Mandiri datang ke laga ini dengan beban evaluasi setelah menelan kekalahan telak dari Bandung BJB Tandamata.
Hasil tersebut membuat Jakarta Livin Mandiri masih mencari ritme permainan terbaiknya di Proliga 2026, khususnya dalam menjaga stabilitas lini serang dan pertahanan.
Nama besar Yolla Yuliana belum sepenuhnya mampu mendongkrak performa tim. Di sisi lain, kontribusi Ana Bjelica dan Ceyda Aktas yang masih berada di bawah ekspektasi menjadi catatan serius bagi tim pelatih Jakarta Livin Mandiri jelang menghadapi Jakarta Electric PLN Mobile.