PONTIANAK, Mediapriangan.com - Gelaran Proliga 2026 memulai musim kompetisi dengan atmosfer panas di seri Pontianak. Selama empat hari pertandingan yang berlangsung pada 8 hingga 11 Januari 2026.
Total sembilan laga tersaji di GOR Terpadu A Yani, Pontianak, dengan intensitas tinggi, mempertemukan kekuatan terbaik voli putra dan putri nasional.
Sebagai seri pembuka, seri Pontianak menjadi tolok ukur awal kesiapan tim. Pola permainan, kedalaman skuad, hingga mental bertanding mulai terlihat jelas.
Antusiasme publik Kalimantan Barat yang memadati arena turut memberi energi tambahan, sekaligus mempertegas bahwa Proliga 2026 kembali menjanjikan persaingan ketat sejak awal musim.
Bhayangkara Presisi dan Popsivo Polwan Tancap Gas
Jakarta Bhayangkara Presisi tampil meyakinkan di sektor putra dengan dua kemenangan beruntun. Kemenangan straight set atas Medan Falcons Tirta Bhagasasi menjadi pembuka ideal sebelum mereka menundukkan Surabaya Samator dalam laga penuh tekanan. Konsistensi ini mengantar Bhayangkara ke puncak klasemen awal Proliga 2026.
Di sektor putri, Jakarta Popsivo Polwan juga menunjukkan status unggulan. Dua kemenangan tanpa kekalahan di seri Pontianak menegaskan solidnya permainan mereka.
Popsivo tak hanya unggul secara teknik, tetapi juga mampu mengelola momentum saat laga berjalan ketat.
Lavani dan Phonska Kirim Sinyal Bahaya
Jakarta Lavani Livin Transmedia membuka kiprah dengan kemenangan meyakinkan atas Jakarta Garuda Jaya. Dominasi sejak set pertama menegaskan Lavani sebagai penantang serius di Proliga 2026, meski konsistensi masih menjadi tantangan di laga berikutnya.
Sementara itu, Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia atau Gresik Petrokimia mencatat kemenangan telak di sektor putri.