Permainan agresif dan disiplin membuat mereka tampil dominan di seri Pontianak, sekaligus menjadi ancaman nyata bagi tim papan atas lainnya.
Drama Lima Set Warnai Pekan Pertama
Laga paling menyita perhatian di seri Pontianak terjadi saat Jakarta Pertamina Enduro berhadapan dengan Jakarta Electric PLN.
Pertandingan ini menjadi satu-satunya laga lima set di pekan pertama Proliga 2026, menghadirkan comeback dramatis Pertamina Enduro setelah tertinggal dua set lebih dulu.
Hasil tersebut menegaskan bahwa kekuatan mental menjadi faktor krusial di awal musim. Meski kalah, Electric PLN tetap meraih poin penting yang berpengaruh pada posisi klasemen sementara.
Kejutan dan Evaluasi Tim
Bandung BJB Tandamata menjadi salah satu tim yang mencuri perhatian lewat kemenangan meyakinkan atas Jakarta Livin Mandiri. Hasil ini memperkaya peta persaingan Proliga 2026, sekaligus menunjukkan bahwa kejutan bisa datang dari tim mana pun.
Sebaliknya, beberapa tim masih harus melakukan evaluasi serius. Medan Falcons, baik putra maupun putri, belum mampu meraih poin di seri Pontianak. Begitu pula Jakarta Livin Mandiri yang harus segera berbenah jelang seri Medan.
Klasemen Sementara
Hasil di seri Pontianak menempatkan Bhayangkara Presisi dan Popsivo Polwan di posisi teratas. Rasio set menjadi faktor pembeda penting, terutama bagi tim yang mengoleksi poin serupa. Dalam konteks Proliga 2026, kemenangan straight set memberi keuntungan strategis jangka panjang.
Menuju Seri Medan
Menjelang seri Medan, Sumatra Utara, yang akan bergulir mulai 15 Januari 2026, peta kekuatan mulai terbaca. Tim-tim unggulan membawa modal positif, sementara tim papan bawah dituntut melakukan perbaikan cepat.