Pertandingan tersebut menjadi momentum penting bagi Medan Falcons putri yang hingga kini belum meraih kemenangan dan masih berupaya keluar dari tekanan di klasemen sementara Proliga 2026.
Kondisi Medan Falcons putri juga menjadi sorotan karena rasio set yang belum menguntungkan.
Bermain di hadapan pendukung sendiri di seri Medan Proliga 2026 diharapkan mampu memberi dorongan moral untuk bangkit dan mengubah tren negatif yang mereka alami sejak pekan pertama.
Meski berstatus tuan rumah, baik Medan Falcons Tirta Bhagasasi di sektor putra maupun Medan Falcons putri sama-sama menghadapi tantangan berat.
Ariyanto mengakui tim putra masih memiliki sejumlah kelemahan yang harus segera dibenahi.
“Masalahnya masih sama, terutama di pertahanan dan servis. Kesalahan-kesalahan itu membuat kami sulit melakukan serangan balik,” katanya.
Perbedaan atmosfer antara seri Medan dan Pontianak menjadi catatan penting dalam perjalanan Proliga 2026.
Dengan jadwal padat dan tekanan target kemenangan, Medan Falcons putra dan putri dituntut tidak hanya tampil maksimal di lapangan, tetapi juga mampu membangkitkan animo publik agar dukungan penonton di seri Medan semakin meningkat.***