Namun solidnya permainan Megawati Hangestri, Titi Asih, dan Tisya Amallya, ditambah miskomunikasi di kubu lawan, membuat Jakarta Pertamina Enduro mampu mencuri set kedua dengan skor 25-23. Kedudukan pun imbang 1-1.
Set Ketiga: Momentum Berbalik
Pada set ketiga, performa Jakarta Pertamina Enduro menurun. Mereka tertinggal jauh 6-13 akibat tekanan agresif dari Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia. Mediol Yoku dan kawan-kawan tampil lepas memanfaatkan momentum.
Dominasi Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia berlanjut hingga akhir set. Mereka mengamankan kemenangan 25-18 dan kembali unggul 2-1 atas Megawati Hangestri dan kolega.
Set Keempat: Kesalahan Berujung Kekalahan
Set keempat berjalan sengit. Kedua tim saling menyalip poin hingga skor 13-12. Namun sejumlah kesalahan sendiri yang dilakukan Jakarta Pertamina Enduro membuat Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia menyamakan skor menjadi 16-16.
Setelah itu, permainan Jakarta Pertamina Enduro tak berkembang. Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia memanfaatkan momentum dengan baik dan menutup laga lewat kemenangan 25-20.
Skor akhir 3-1 memastikan kekalahan perdana Jakarta Pertamina Enduro di Proliga 2026 putri.
Pelatih Jakarta Pertamina Enduro, Bullent Karsioglu, mengakui timnya belum tampil konsisten meski sempat bangkit di set kedua. Ia juga menyebut faktor kondisi fisik pemain menjadi salah satu kendala.
"Kita baru menjalani tiga pertandingan. Kita masih memiliki peluang ke final four," ujar Bullent usai laga.
Di sisi lain, pelatih Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia, Allesandro Lodi, mengungkapkan keberhasilan timnya tak lepas dari persiapan matang menghadapi lawan.