olahraga

Alessandro Lodi Absen, Rekor Tak Terkalahkan Gresik Phonska Plus Akhirnya Runtuh di Proliga 2026 Seri Malang

Jumat, 6 Februari 2026 | 22:31 WIB
Proliga 2026 putri mencatat dampak absennya Alessandro Lodi saat Gresik Phonska Plus kehilangan rekor tak terkalahkan. (Tangkapan layar Moji TV)

 

MALANG, Mediapriangan.com - Kekalahan Gresik Phonska Plus dari Jakarta Popsivo Polwan tidak sekadar memutus rekor tak terkalahkan Proliga 2026 putri, tetapi juga membuka fakta betapa sentralnya peran Alessandro Lodi di balik stabilitas permainan tim asal Kota Pudak tersebut.

Gresik Phonska Plus harus mengakui keunggulan Jakarta Popsivo Polwan dengan skor 1-3 dalam lanjutan Proliga 2026 putri di GOR Ken Arok, Malang, Jumat, 6 Februari 2026. Hasil ini menjadi kekalahan pertama Gresik Phonska Plus setelah mengemban rekor tak terkalahkan.

Absennya Alessandro Lodi di pinggir lapangan langsung terasa sejak awal pertandingan. Gresik Phonska Plus terlihat kehilangan arah permainan dan ritme yang selama ini menjadi ciri khas mereka di Proliga 2026 putri.

Baca Juga: Klasemen Sementara Proliga 2026 Putri, Pertamina Enduro Tempel Ketat Puncak Usai Menang Telak, Cek Update Top Skor

Sebaliknya, Jakarta Popsivo Polwan tampil lebih agresif dan disiplin sejak set pembuka. Sang Pelatih, Darko Dobreskov juga menyinggung kondisi lawan yang dinilai menguntungkan timnya hari ini.

Jakarta Popsivo Polwan memenangi laga tersebut dengan skor set 25-17, 21-25, 25-18, dan 26-24. Tekanan konsisten yang dilancarkan sejak awal membuat Gresik Phonska Plus kerap berada dalam posisi bertahan, situasi yang jarang terlihat ketika Alessandro Lodi hadir mendampingi timnya.

Sepanjang musim Proliga 2026 putri, Alessandro Lodi dikenal sebagai pelatih dengan gaya yang sangat energik di lapangan. Gestur aktif, arahan konstan, serta respons cepat terhadap dinamika pertandingan menjadi bagian penting dari kontrol permainan Gresik Phonska Plus.

Baca Juga: Hasil Proliga 2026 Putri Seri Malang, Jakarta Pertamina Enduro Sikat Jakarta Electrik PLN Mobile Tanpa Balas

Lebih dari sekadar pelatih asing, Alessandro Lodi membawa filosofi kolektivitas yang kuat di tubuh Gresik Phonska Plus. Ia menekankan kerja sama tim, bukan sekadar mengandalkan kemampuan individu.

Pendekatan ini selama ini membuat Gresik Phonska Plus tampil stabil dan sulit dikalahkan di Proliga 2026 putri. Ketidakhadirannya pada laga krusial ini membuat koordinasi di lapangan tampak kurang solid.

Manajer tim, Haris Tunggul Uji Prasetya, sebelumnya menjelaskan bahwa pemilihan Alessandro Lodi sebagai pelatih kepala bukan semata karena reputasi internasional, melainkan kesesuaian filosofi dengan arah pengembangan klub.

Baca Juga: Proliga 2026 seri Malang Hari Ini, Diprediksi Jakarta Pertamina Enduro akan Hadapi Tekanan Jakarta Electric PLN

Fokus utama Gresik Phonska Plus adalah memaksimalkan potensi atlet binaan dan membangun kekuatan tim secara menyeluruh.

Halaman:

Tags

Terkini