MALANG, Mediapriangan.com - Tekanan tinggi menyelimuti pertandingan Proliga 2026 Putri yang mempertemukan Jakarta Electric PLN Mobile melawan Bandung BJB Tandamata di GOR Ken Arok, Malang, Sabtu, 7 Februari 2026. Laga ini bukan sekadar pertandingan rutin, melainkan penentu arah persaingan menuju babak final four Proliga 2026.
Bagi Bandung BJB Tandamata, pertandingan ini memiliki arti sangat vital. Posisi mereka di klasemen Proliga 2026 masih rawan tergeser, sehingga kemenangan menjadi kebutuhan mutlak. Sementara itu, Jakarta Electric PLN Mobile datang dengan peluang besar untuk memperkokoh posisi di papan atas klasemen.
Memasuki seri Malang putaran kedua Proliga 2026, Bandung BJB Tandamata masih tertahan di papan tengah. Tim asuhan Risco Herlambang Matulessy mengoleksi 9 poin dari tujuh pertandingan, hasil dari tiga kemenangan dan empat kekalahan. Situasi ini membuat setiap pertandingan memiliki dampak langsung terhadap peluang mereka menembus empat besar.
Persaingan di klasemen Proliga 2026 semakin ketat karena selisih poin antartim sangat tipis. Jakarta Electric PLN Mobile saat ini berada satu tingkat di atas Bandung BJB Tandamata dengan raihan 11 poin. Kondisi tersebut menjadikan duel ini sebagai pertandingan enam poin yang bisa mengubah peta persaingan secara signifikan.
Jika Bandung BJB Tandamata kembali gagal meraih poin penuh, peluang mereka untuk bertahan di jalur final four Proliga 2026 akan semakin menipis. Sebaliknya, kemenangan atas Jakarta Electric PLN Mobile dapat membuka kembali asa bersaing dengan tim-tim papan atas.
Namun, misi tersebut tidak datang tanpa tantangan. Bandung BJB Tandamata membawa modal kurang ideal setelah menelan dua kekalahan beruntun tanpa meraih satu set pun. Kekalahan itu masing-masing diderita saat menghadapi Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia dan Jakarta Pertamina Enduro, dua tim teratas klasemen Proliga 2026.
Dari sisi rekor pertemuan, Jakarta Electric PLN Mobile juga memiliki catatan yang lebih meyakinkan. Sejak Proliga 2023, Jakarta Electric PLN Mobile selalu keluar sebagai pemenang dalam lima pertemuan terakhir melawan Bandung BJB Tandamata. Pertemuan terakhir pada Januari lalu bahkan berakhir dramatis dengan kemenangan tipis 3-2 untuk Jakarta Electric PLN Mobile.
Situasi tersebut menjadi pekerjaan rumah besar bagi Bandung BJB Tandamata. Mematahkan dominasi lawan bukan hanya penting secara mental, tetapi juga krusial untuk menjaga posisi di klasemen Proliga 2026 agar tidak semakin tertinggal.
Sebagai langkah antisipasi, Bandung BJB Tandamata mendatangkan amunisi baru dengan merekrut Giulia Angelina, opposite asal Italia dengan tinggi badan 193 cm.
Kehadirannya diproyeksikan untuk menambah daya gedor sekaligus memberikan keseimbangan permainan dalam pertandingan krusial ini.
Sementara itu, Jakarta Electric PLN Mobile mengusung kepercayaan diri tinggi. Dengan posisi yang relatif lebih aman di klasemen Proliga 2026, mereka berpeluang memanfaatkan tekanan besar yang berada di kubu lawan. Kemenangan akan semakin mengokohkan langkah Jakarta Electric PLN Mobile menuju final four.