BOJONEGORO, Mediapriangan.com - Proliga 2026 putri memasuki hari terakhir seri Bojonegoro hari ini, Minggu, 15 Februari 2026, dengan dua laga yang berpotensi mengunci tiket Final Four lebih cepat dari perkiraan.
GOR Utama Bojonegoro bersiap menjadi panggung penentuan, sorotan utama tertuju pada duel pukul 13.00 WIB saat pemuncak klasemen sementara Jakarta Pertamina Enduro berhadapan dengan Jakarta Popsivo Polwan.
Beberapa jam setelahnya, Gresik Phonska Plus ditantang Bandung BJB Tandamata. Dua pertandingan ini membuat seri Bojonegoro menjadi titik krusial dalam perburuan Final Four Proliga 2026 putri.
Baca Juga: Proliga 2026 Putri, Bandung BJB Tandamata Jaga Asa Final Four Usai Debut Giulia Angelina
Dalam konteks klasemen sementara Proliga 2026 putri, Jakarta Pertamina Enduro yang diperkuat Megawati Hangesti Pertiwi, masih memimpin dengan 21 poin hasil tujuh kemenangan dan tiga kekalahan.
Namun posisi itu tidak sepenuhnya aman. Gresik Phonska Plus membayangi dengan 20 poin dan jumlah kemenangan yang sama, membuat seri Bojonegoro menjadi ajang pembuktian siapa yang paling siap mengamankan Final Four lebih dulu.
Kekalahan mengejutkan Jakarta Pertamina Enduro dari Jakarta Livin Mandiri pada laga sebelumnya menjadi alarm serius. Livin tampil lepas dan menekan sejak set pertama.
Pelatih Jakarta Pertamina Enduro, Bullent Karsioglu, mengakui timnya kehilangan fokus di awal pertandingan. Ia mengakui timnya bermain terlalu percaya diri (over confidence) setelah menduduki posisi puncak, sehingga kehilangan momentum di awal laga.
Hasil tersebut mengubah dinamika Proliga 2026 putri di seri Bojonegoro. Jakarta Pertamina Enduro memang tetap di puncak, tetapi jarak poin yang tipis membuat setiap set di laga terakhir sangat berarti untuk tiket Final Four.
Di pertandingan lain, Gresik Phonska Plus datang dengan modal dominasi permainan. Secara analitis, mereka menunjukkan pertahanan rapat dan pola serangan efektif, terutama melalui peran pemain asing Oleksandra Bytsenko yang kembali setelah absen tiga laga.