Manajer Surabaya Samator, Hadi Samator, menyambut hasil ini dengan rasa syukur. “Saya bersyukur bisa lolos final four,” kata Hadi usai laga.
Ia juga menyinggung hilangnya fokus tim saat kehilangan set ketiga. “Sudah menang dua set, pada set berikutnya sudah menganggap pertandingan akan berakhir dengan kemenangan,” katanya.
Di kubu lawan, pelatih Medan Falcons Tirta Bhagasasi, Ariyanto Joko Sutrisno, mengakui kelemahan timnya pada aspek penerimaan bola pertama. “Karena receive yang jelek, sehingga serangan tidak ada,” tambah Ariyanto.***