Menariknya, lawan sebenarnya unggul dalam produktivitas serangan terbuka dengan mencetak 45 spike points, sedikit lebih banyak dibandingkan Jakarta Electric PLN Mobile yang mengoleksi 44 poin. Namun kesalahan sendiri membuat peluang tersebut tidak maksimal.
Di tengah sorotan Proliga 2026, Neriman Ozsoy tetap merendah dan memberikan pujian kepada rekan satu timnya, termasuk peran setter muda Afra Husna serta strategi pelatih Chamnan Dokmai.
"Aku merasa sangat bahagia karena kami berhasil melakukannya dengan salah satu setter termuda, aku sangat bangga padanya. Dan juga aku punya banyak alasan untuk memasukkan orang-orang hebat ini ke babak final four," kata Neri, panggilan akrabnya,
"Tentu saja, pelatih kami (Chamnan-asal Thailand) membuat rencana permainan yang hebat, dialah MVP nya" tambah Neri.
Keberhasilan Jakarta Electric PLN Mobile lolos ke final four membuat persaingan Proliga 2026 semakin menarik. Selain tim tersebut, tiga tim lain yang melaju adalah Gresik Phonska, Jakarta Pertamina Enduro, dan Jakarta Popsivo Polwan.
Pada fase final four, Jakarta Electric PLN Mobile dijadwalkan menghadapi Jakarta Pertamina Enduro yang diperkuat Megawati Hangestri pada pertandingan pembuka di Surabaya.
Laga ini diprediksi menjadi salah satu duel paling dinanti penggemar di Proliga 2026.
Babak final four Proliga 2026 sendiri akan berlangsung dalam tiga pekan berbeda. Seri pertama digelar di Surabaya pada 3 sampai 5 April 2026, dilanjutkan di Semarang pada 10 sampai 12 April 2026, serta Solo pada 17 sampai 19 April 2026.
Dengan status top skor, Neriman Ozsoy kembali menjadi harapan utama Jakarta Electric PLN Mobile untuk melangkah lebih jauh di Proliga 2026.
Dukungan besar dari penggemar pun diharapkan mampu memacu semangat tim dalam perebutan gelar juara musim ini.***