“Kuota Asia memiliki standar batas gaji tahunan sebesar USD 120 ribu untuk pemain putra di tahun pertama, USD 150 ribu untuk tahun kedua, serta USD 150 ribu untuk pemain putri,” lanjutnya.
Standar tersebut berlaku bagi pemain yang berkompetisi di Liga Voli Korea, termasuk Megawati Hangestri jika kembali memperkuat Red Sparks pada musim berikutnya.
Potensi Megawati Hangestri Kembali ke Red Sparks
Nama Megawati Hangestri kembali dikaitkan dengan Red Sparks setelah performa klub tersebut menurun di Liga Voli Korea musim ini. Tim asal Korea Selatan itu hanya mencatat enam kemenangan dan menelan 24 kekalahan sepanjang kompetisi.
Situasi tersebut memicu spekulasi bahwa Red Sparks berencana memulangkan Megawati Hangestri untuk memperkuat lini serang mereka di Liga Voli Korea.
Media Korea, Yonhap, bahkan menyinggung upaya pelatih Red Sparks untuk kembali merekrut pemain Indonesia tersebut.
“Pelatih kepala tim tersebut bekerja keras untuk merekrut pemain tim nasional Indonesia Megawati Pertiwi, yang dianggap sebagai pemain kuota Asia terbaik untuk musim 2024–2025,” tulis Yonhap.
“Mega berencana bermain untuk Jakarta Pertamina, liga profesional domestik yang dibuka pada tanggal 8 hingga 20 April, tetapi ada kemungkinan besar dia akan kembali ke panggung Korea setelah musim berakhir,” lanjut laporan tersebut.
Spekulasi tersebut semakin kuat karena nomor punggung delapan yang sebelumnya dikenakan Megawati Hangestri di Red Sparks belum digunakan pemain lain.
Selain itu, sejumlah pemain asing yang didatangkan klub tersebut belum mampu memberikan kontribusi maksimal di Liga Voli Korea.
Megawati Hangestri 10 Besar Top Skor Proliga 2026
Sementara itu, Megawati Hangestri masih fokus menjalani kompetisi domestik bersama Jakarta Pertamina Enduro pada Proliga 2026. Penampilannya di liga tersebut tetap konsisten dan menjadi salah satu faktor keberhasilan tim melaju ke babak final four.