Megawati Hangestri Pertiwi menjadi salah satu pemain penting dalam skuad Jakarta Pertamina Enduro. Selain itu, tim ini juga diperkuat dua pemain asing yaitu Wilma Salas dan Yana Shcherban.
Wilma Salas mencatatkan 203 poin, sedangkan Yana Shcherban menyumbang 201 poin. Megawati Hangestri Pertiwi menambah kekuatan serangan Jakarta Pertamina Enduro dengan torehan 177 poin sepanjang musim.
Dalam analisis komposisi tim, kekuatan Jakarta Pertamina Enduro terletak pada distribusi serangan yang lebih merata dibandingkan beberapa tim lain.
Ancaman dari Elektrik PLN dan Popsivo Polwan
Selain dua tim tersebut, Jakarta Elektrik PLN juga masuk dalam perhitungan dalam analisis final four Proliga 2026. Tim ini finis di posisi ketiga klasemen dengan 21 poin.
Salah satu kekuatan utama Jakarta Elektrik PLN adalah Neriman Ozsoy yang menjadi pemain paling produktif sepanjang musim reguler dengan total 280 poin.
Ozsoy juga mendapat dukungan dari sejumlah pemain lain seperti Celeste Plak, Ersandrina Devega, serta Poppy Aulia Nursutan yang kerap memberi kontribusi penting dalam pertandingan.
Di sisi lain, Popsivo Polwan tetap menjadi tim yang berpotensi mengejutkan pada final four Proliga 2026. Meski Bethania De La Cruz memutuskan pensiun setelah memastikan tim lolos ke empat besar, Popsivo masih memiliki penyerang utama Yonkaira Pena.
Yonkaira Pena mencatatkan 215 poin sepanjang musim reguler dan menjadi salah satu pemain kunci dalam skuad Popsivo Polwan.
Persaingan Empat Tim Diprediksi Terbuka
Melihat statistik sepanjang musim, analisis final four Proliga 2026 menunjukkan bahwa setiap tim memiliki keunggulan yang berbeda.