SEMARANG, Mediapriangan.com - Gelaran final four Proliga 2026 kini memasuki babak krusial saat seri pertandingan berpindah ke GOR Jatidiri, Semarang.
Laga yang paling dinantikan pada Kamis (16/4/2026) malam pukul 19.00 WIB ini mempertemukan sang pemuncak klasemen, Gresik Phonska Plus, melawan tim penuh kejutan, Jakarta Electric PLN.
Banyak pengamat voli memberikan prediksi bahwa pertandingan ini akan menjadi ajang adu kecerdasan taktik. Gresik Phonska Plus yang berada di bawah asuhan Alessandro Lodi dikenal memiliki skuad yang sangat solid.
Kekuatan utama mereka bertumpu pada duet legiun asing, Annie Mitchem dan Oleksandra Bytsenko. Namun, sorotan tajam justru mengarah pada teknik individu Bytsenko yang kerap memicu perdebatan di lapangan.
Pemain yang akrab disapa Sasha tersebut memiliki gaya unik dengan menempatkan bola secara presisi ke area kosong lawan.
Teknik ini sempat menuai kritik keras dari pelatih Jakarta Popsivo Polwan, Darko Dobreskov, karena dianggap mendekati pelanggaran teknik.
Perdebatan Teknik di Atas Lapangan
Dalam dunia voli, aturan mengenai sentuhan bola sangatlah ketat. Isu mengenai holding ball menjadi perbincangan hangat sepanjang final four Proliga 2026.
Holding ball terjadi ketika bola dianggap tidak dipantulkan secara bersih, melainkan tertahan sesaat di tangan pemain.
Darko Dobreskov secara terbuka mengeluhkan manuver tersebut yang dianggap sering kali berada di zona abu-abu regulasi teknik, holding ball masih menjadi perdebatan.