Kritik ini menjadi catatan penting bagi wasit yang memimpin laga di Semarang nanti agar pertandingan berjalan lebih objektif.
Upaya Bangkit Jakarta Electric PLN
Di sisi lain, Jakarta Electric PLN datang dengan modal kepercayaan diri tinggi setelah menunjukkan performa dramatis di laga-laga sebelumnya.
Meski sempat tumbang di awal, kehadiran Kara Bajema terbukti memberikan dampak instan pada ketajaman lini serang mereka.
Tim ini dikenal memiliki daya juang tinggi, terbukti saat memaksa juara bertahan Jakarta Pertamina Enduro bermain hingga lima set penuh.
Menghadapi lawan kuat seperti Gresik Phonska Plus, Jakarta Electric PLN harus melakukan strategi jitu agar tidak terjebak dalam pola permainan lawan.
Mengingat Jakarta Pertamina Enduro sebelumnya sukses mematahkan rekor tak terkalahkan tim Gresik dengan mempelajari kelemahan mereka, peluang bagi Electric PLN untuk menang masih terbuka lebar.
Laga ini dipastikan akan menyedot perhatian pecinta voli tanah air melalui siaran langsung di Moji TV dan Vidio.
Apakah prediksi kemenangan akan berpihak pada dominasi tim Gresik, ataukah strategi disiplin dari Jakarta Electric PLN yang akan berjaya di Semarang?
Menarik untuk dinantikan apakah isu holding ball kembali mencuat atau justru tertutup oleh aksi-aksi gemilang para pemain bintang di lapangan.***