SEMARANG, Mediapriangan.com - Semarang menjadi saksi perjuangan hidup mati dalam lanjutan babak final four Proliga 2026 yang akan berlangsung di GOR Jatidiri malam ini, Jumat (17/4/2026).
Perhatian publik tertuju pada laga panas sektor putri antara sang pemuncak putaran pertama, Jakarta Pertamina Enduro, menghadapi tantangan berat dari Jakarta Popsivo Polwan.
Jakarta Pertamina Enduro berada di posisi kedua klasemen sementara. Skuad asuhan Bulent Karslioglu ini berada di atas angin. Namun, langkah menuju grand final belum sepenuhnya aman.
Kehadiran bintang voli nasional, Megawati Hangestri, menjadi tumpuan harapan bagi tim milik Pertamina tersebut untuk mengamankan minimal satu poin demi menyusul Gresik Phonska Plus ke grand final.
Meskipun secara klasemen lebih unggul, Jakarta Pertamina Enduro tidak boleh lengah. Penampilan Megawati Hangestri dan kawan-kawan sempat mendapat sorotan saat hampir terpeleset di seri sebelumnya.
Kemenangan dramatis lima set menjadi sinyal bahwa stabilitas tim masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi sang pelatih.
Pelatih Jakarta Pertamina Enduro, Bulent Karslioglu, memberikan analisa pertandingan mengenai kondisi anak asuhnya yang sempat kehilangan fokus di beberapa momen krusial.
Bulent Karslioglu menekankan pada stabilitas performa di semua sektor, terutama dalam penerimaan servis, efektivitas offense, dan defense.
"Selain itu, pengambilan keputusan di poin-poin krusial akan sangat menentukan. Tim harus bermain disiplin dan fokus sejak awal pertandingan," ujar pelatih asal Turki itu.
Di sisi net yang berbeda, Jakarta Popsivo Polwan dikenal memiliki sistem pertahanan gerendel yang sulit ditembus.
Meski saat ini mereka tertahan di papan bawah klasemen final four Proliga 2026, kolektivitas pemain lokal berkualitas Timnas mereka diprediksi bakal menyulitkan skema serangan yang dibangun oleh Tisya Amallya Putri sebagai pengatur serangan Pertamina.