Kini, fokus kedua tim beralih sepenuhnya pada laga pamungkas esok hari untuk memperebutkan trofi juara 3 Proliga 2026.
Kekalahan ini menjadi catatan serius bagi Surabaya Samator yang sebenarnya hanya membutuhkan satu set lagi untuk mengakhiri kompetisi lebih awal.
Namun, keberanian barisan muda Jakarta Garuda Jaya terbukti menjadi pembeda di lapangan.
Atmosfer di GOR Amongrogo diprediksi akan semakin bergemuruh besok, Kamis, 22 April 2026, saat kedua tim mempertaruhkan segalanya demi mengamankan medali perunggu.***