Pelatih berkebangsaan Korea itu pun sudah menyusun rencana matang.
"Segera setelah Zhong Hui bergabung dengan tim kami, kami berencana mempersiapkan diri secara sistematis dengan semua pemain untuk memperkuat tim kami."
Cedera dan Trauma Masa Lalu Red Sparks
Salah satu faktor yang diduga membuat Red Sparks ragu memulangkan Megawati Hangestri adalah kondisi cedera lutut sang pemain asal Jember tersebut.
Kenangan pahit musim lalu saat mereka terjerembab sebagai juru kunci akibat badai cedera pemain kuota Asia, Wipawee Srithong, membuat manajemen lebih berhati-hati.
Kabar mengenai transfer ini juga menarik perhatian karena Zhong Hui memiliki benang merah dengan voli Indonesia.
Zhong Hui merupakan rekan setim Irina Voronkova saat di Shanghai, yang kini justru menjadi tandem Megawati Hangestri di Jakarta Pertamina Enduro.
Harapan di Tim Lain
Meski pintu Red Sparks tertutup, peluang Megatron berkarier di Liga Voli Korea musim depan belum sepenuhnya sirna.
Saat ini, masih ada tiga tim Liga Voli Korea yang belum mengisi slot kuota Asia mereka, yaitu AI Peppers, Hi Pass, dan Hyundai Hillstate.
Hyundai Hillstate yang di asuh pelatih Kang Sung-hyung (Kang Sung-Hyung)disebut-sebut menjadi peminat paling serius yang berpotensi mendaratkan pemain kebanggaan Indonesia tersebut.***