Pesan Haru Yeum Hye Seon untuk Sang Sahabat
Kepindahan ini juga menyisakan sisi emosional, terutama hubungan Megawati dengan mantan rekan setimnya di Red Sparks, Yeum Hye Seon.
Sang pengumpan legendaris tersebut mengunggah sebuah pesan menyentuh yang langsung menarik perhatian publik voli.
"Hatiku sedikit patah karena kita kini adalah rival, tapi aku sangat bangga melihatmu bergabung dengan tim sebesar Hyundai. Terbanglah tinggi adikku, tapi ingat, jangan lakukan spike terlalu keras padaku," tulis Yeum Hye Seon dalam unggahan yang viral tersebut.
Merespons dukungan dari sosok yang dianggapnya sebagai mentor, Megawati Hangestri tampak sangat tersentuh. Baginya, Yeum Hye Seon tetaplah figur penting meski kini mereka harus saling berhadapan di lapangan sebagai musuh.
"Yeum-Eonni adalah guru dan kakak bagiku. Meski sekarang kami berbeda seragam, dia tetap orang pertama yang saya cari untuk meminta nasihat," ungkap Megawati penuh emosi.
Transisi dari Yeum Hye Seon ke Kim Da In
Bagi Megawati Hangestri, musim depan akan menjadi babak baru dalam karier profesionalnya di Liga Voli Korea. Jika sebelumnya ia sukses membangun kemistri luar biasa bersama setter legendaris Yeum Hye Seon yang kaya akan pengalaman.
Kini Megawati ditantang untuk menyatu dengan gaya permainan Kim Da In. Perbedaan gaya mengumpan antara keduanya tentu akan memberikan warna baru pada daya gedor Mega.
Kemampuan Kim Da In dalam mengatur variasi serangan di Hyundai Hillstate akan menjadi ujian sekaligus peluang bagi Mega untuk semakin berkembang.
Mengingat status Kim sebagai pengatur serangan utama Timnas, Mega diprediksi tidak akan sulit beradaptasi. Pengalaman berharga yang didapat dari umpan-umpan matang Yeum Hye Seon selama dua musim terakhir menjadi modal kuat bagi Megawati untuk langsung nyetel dengan skema permainan cepat yang diusung oleh tim asal Suwon tersebut.***