SURABAYA, Mediapriangan.com - Kerinduan penggemar voli melihat duet maut Megawati Hangestri Pertiwi dan Yeum Hye Seon dalam balutan seragam Jung Kwan Jang Red Sparks musim depan sudah dipastikan kandas.
Di balik kepindahan mengejutkan sang Megatron ke Hyundai Hillstate, terselip sebuah drama transfer yang melibatkan faktor kesehatan dan momentum yang tidak tepat, bukan karena retaknya hubungan personal.
Kisah ini bermula saat pelatih Ko Hee Jin melakukan panggilan video kepada Megawati Hangestri di tengah jeda kompetisi. Saat itu, Ko Hee Jin sebenarnya ingin memastikan komitmen sang pemain untuk bertahan di Daejeon.
Namun, situasi medis menjadi penghalang besar. Kondisi cedera yang dialami Megawati Hangestri saat itu belum diperiksa secara mendetail, sehingga ia tidak berani memberikan kepastian untuk kembali bertarung di Liga Voli Korea.
Ketidakpastian tersebut memaksa manajemen Red Sparks bergerak cepat. Pada Januari lalu, mereka akhirnya menjalin negosiasi dan mencapai kesepakatan dengan pemain asal China guna mengisi slot Asia.
Namun, sebuah momen emosional sempat mengubah arah angin. Yeum Hye Seon, sang setter legendaris, rela terbang ke Surabaya untuk membujuk sahabatnya itu secara langsung.
Setelah Yeum Hye Seon datang ke Indonesia dan berbicara langsung dengan Mega, keinginan untuk kembali ke Korea pun muncul lagi.
Upaya Yeum Hye Seon yang terus meyakinkan dan membujuk Mega membuat pemain asal Jember tersebut sempat mempertimbangkan ulang masa depannya.
Sayangnya, kontrak dengan pemain baru di kubu Ko Hee Jin sudah tidak bisa dibatalkan, yang akhirnya mengarahkan Mega menuju Hyundai Hillstate.
Para pendukung diharapkan bijak dalam menyikapi perpisahan ini. Kesuksesan Mega menjadi bintang besar di Liga Voli Korea tidak lepas dari peran tangan dingin Ko Hee Jin.
"Terima kasih Kohejin telah menjadi Pelatih, orang tua angkat, teman yg baik penuh perhatian sm MEGA selama di Red spark. Semoga kebaikan Kohejin di balas Tuhan Yang Maha Esa Aamiin." tulis salah satu penggemar dalam kolom komentar yang viral.