SUWON, Mediapriangan.com - Arsitek strategi Hyundai Hillstate, Kang Sung Hyung, akhirnya membeberkan alasan mendalam di balik komposisi pemain asing miliknya untuk kompetisi musim 2026/2027.
Keputusan Kang Sung Hyung mendatangkan atlet asal Amerika Serikat, Jordan Wilson, ternyata merupakan langkah taktis yang dirancang khusus untuk mengakomodasi gaya permainan Megawati Hangestri Pertiwi.
Dalam skema voli modern, keseimbangan antara lini serang dan pertahanan menjadi kunci utama. Kang Sung Hyung menyadari bahwa potensi besar Megawati Hangestri akan keluar secara maksimal jika ia dibebaskan dari beban menerima bola pertama atau receive.
Oleh karena itu, sosok pemain asing pendamping yang dipilih haruslah memiliki kemampuan bertahan di atas rata-rata.
Pilihan akhirnya jatuh kepada Jordan Wilson. Atlet berusia 22 tahun tersebut diproyeksikan menjadi penyeimbang tim yang akan menjaga area belakang, sehingga Megawati Hangestri dapat berkonsentrasi penuh sebagai ujung tombak serangan di posisi opposite.
"Saya memilih Jordan Wilson karena ia memiliki kemampuan receive yang sangat baik. Tujuannya tentu saja untuk memaksimalkan kekuatan serangan Megawati," ungkap Kang Sung Hyung.
Strategi ini mengingatkan publik pada keberhasilan Hyundai Hillstate saat menjuarai musim 2023/2024. Saat itu, peran penyeimbang dijalankan dengan apik oleh Wipawee Srithong.
Kini, tugas tersebut diserahkan kepada Jordan Wilson. Meskipun posisi Megawati Hangestri sempat diragukan oleh beberapa pihak akibat riwayat cederanya, pelatih tetap menaruh kepercayaan tinggi pada pemain asal Indonesia tersebut.
Keyakinan klub didasarkan pada catatan impresif Megawati Hangestri pada musim-musim sebelumnya di Liga Voli Korea.
Untuk mendukung ambisi besar klub kembali ke puncak kejayaan, Jordan Wilson sendiri menyatakan komitmennya untuk segera beradaptasi dengan sistem kepelatihan Kang Sung Hyung.
"Saya akan menyewa pelatih pribadi untuk memperbaiki kekurangan saya. Saya ingin menunjukkan perubahan maksimal saat bergabung nanti," ujar Wilson yang menjanjikan kondisi fisik prima saat mendarat di Korea pada Agustus mendatang.