JAKARTA, Mediapriangan.com - Skuad timnas voli putri Indonesia kini dihadapkan pada tantangan besar untuk segera merombak susunan pemain mereka.
Manajemen tim nasional harus bergerak cepat berburu sosok suksesor yang sepadan di posisi penyerang utama demi mengisi kekosongan besar yang ditinggalkan oleh bintang voli tanah air.
Ujian perdana bagi timnas voli putri Indonesia tanpa kehadiran sang andalan akan langsung tersaji dalam waktu dekat di luar negeri.
Berdasarkan jadwal yang telah disusun, srikandi voli Indonesia akan melakoni tiga pertandingan persahabatan melawan tim nasional Korea Selatan yang akan diselenggarakan di Jecheon, Provinsi Chungcheong Utara, pada 23 hingga 26 Juli mendatang.
Langkah pencarian pemain baru ini dipicu oleh keputusan mengejutkan dari Megawati Hangestri Pertiwi di level internasional.
Sang atlet telah membulatkan tekad untuk mengakhiri kiprahnya bersama skuad Garuda demi fokus pada aspek kebugaran tubuh, kelanjutan karier profesional di luar negeri, serta target pribadi yang ingin dicapainya di masa mendatang.
Keputusan gantung jersi dari tim nasional tersebut berjalan selaras dengan kepastian kontrak barunya di Liga Voli Korea.
Pemain yang akrab dengan sapaan Megatron ini dipastikan akan memulai lembaran baru dalam karier profesionalnya dengan bergabung bersama sang juara bertahan, Suwon Hyundai Hillstate, untuk mengarungi kompetisi musim 2026/2027.
Sebelum kesepakatan kerja sama ini terjalin lewat jalur kuota Asia V-League, kondisi kebugaran sang pemain sempat memicu kekhawatiran publik. Spekulasi mengenai masalah pada persendian kakinya sempat mencuat.
Namun, pelatih utama Suwon Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung, menepis kabar burung tersebut setelah terbang langsung ke tanah air untuk meninjau kondisi fisik sang target secara personal.
"Ada pembicaraan tentang operasi, tetapi tampaknya tidak terlalu serius. Tampaknya tingkat cedera tersebut telah dibesar-besarkan. Jika dia menjaga kondisinya dengan baik selama offseason, saya yakin dia tidak akan kesulitan bermain satu musim penuh," ujar Kang Sung-hyung.