Silva menyelesaikan pertandingan dengan 22 poin, sedangkan pemain tengah Choi Ga-eun menyumbangkan 12 poin. Namun, upaya GS Caltex untuk menyamakan kedudukan terhambat oleh banyaknya kesalahan sendiri.
GS Caltex tercatat melakukan 27 kesalahan, sembilan lebih banyak dibandingkan Hi Pass yang membuat 18 kesalahan. Selisih tersebut menjadi salah satu faktor yang memengaruhi hasil akhir pertandingan.
Pada set keempat, Hi Pass kembali menghadapi tekanan setelah tertinggal 14-17. Situasi tersebut sempat membuka peluang bagi GS Caltex untuk memaksakan set penentuan.
Namun, Hi Pass mampu menyamakan skor menjadi 17-17 setelah lawan kehilangan sejumlah poin akibat kesalahan sendiri.
Moma Basoko kemudian membantu mengembalikan momentum, sementara blok Kim Se-bin dan Kang So Hwi memperkuat pertahanan tim.
Kang So Hwi akhirnya memastikan kemenangan Hi Pass melalui serangan terbuka pada poin penentu. Skor 25-19 menutup set keempat sekaligus memastikan kemenangan 3-1.
Hi Pass Akhiri Kenangan Buruk di Final Musim Lalu
Hasil ini terasa istimewa bagi Hi Pass karena mereka sebelumnya harus mengakui keunggulan GS Caltex dalam tiga pertandingan berturut-turut pada final kejuaraan musim lalu. Saat itu, Hi Pass mengakhiri persaingan sebagai runner-up.
Kemenangan pada laga pembuka Kovo Cup 2026 memberikan kesempatan bagi Hi Pass untuk menunjukkan perkembangan tim.
Performa Moma, Kang So Hwi, dan Mami menjadi salah satu catatan penting dari pertandingan tersebut.
Di sisi lain, GS Caltex perlu mengevaluasi jumlah kesalahan sendiri setelah gagal mempertahankan momentum pada set keempat. Meski Silva tampil produktif, kontribusi poin tersebut belum cukup untuk menghindarkan timnya dari kekalahan.***