Jawaban ini membuat banyak orang kagum sekaligus khawatir tentang sejauh mana data pribadi bisa diakses oleh AI Meta.
Kesalahan Jawaban: Bukti AI Meta Masih Perlu Pengembangan
Namun, kecanggihan AI Meta tidak lepas dari kekurangan. Aktor muda Syakir Daulay mengalami kekeliruan saat AI Meta salah mengenali profesinya.
Dalam unggahan Instagram @syakirdaulay, AI Meta menjawab bahwa Syakir adalah vokalis grup musik D'Masiv.
“Syakir Daulay adalah seorang penyanyi dan musisi Indonesia. Dia dikenal sebagai vokalis grup musik D'Masiv,” tulis AI Meta. Jawaban ini tentu saja keliru, mengingat Syakir adalah seorang aktor dan penyanyi solo.
Kesalahan ini menunjukkan bahwa meskipun AI Meta memiliki potensi besar, akurasi datanya masih membutuhkan penyempurnaan.
Manfaat AI Meta bagi Content Creator
Menurut Yashin Manraj, CEO Pvotal Technologies, AI Meta memiliki nilai lebih untuk content creator, terutama dalam membangun personal branding.
Dilansir dari The Drum, Manraj menjelaskan bahwa AI Meta memungkinkan kreator konten memanfaatkan data untuk meningkatkan popularitas di media sosial.
“Tujuan akhirnya bukan sekadar alat, tetapi bagaimana AI Meta dapat membantu kreator dalam meningkatkan personal branding mereka,” ujar Manraj.
Selain itu, AI Meta juga bisa digunakan untuk memperluas jangkauan informasi tentang produk yang dipromosikan.
“Dengan kemampuan mengumpulkan data yang diminta pengguna, AI Meta menjadi alat yang kuat untuk branding,” tambahnya.
Cara Mengakses AI Meta di WhatsApp