tekno

DeepSeek vs ChatGPT, AI China yang Bikin Trump Cemas, Lebih Murah dan Sensitif, Simak Perbandingannya!

Jumat, 31 Januari 2025 | 09:10 WIB
Potret layanan AI buatan China, DeepSeek (kiri) dan AI asal Amerika Serikat, ChatGPT (kanan). (Instagram.com / @deepseek.ir - @chatgptricks)

Perbedaan Keunggulan Lainnya: ChatGPT Lebih Jago dalam Perencanaan

Selain itu, ChatGPT unggul dalam kemampuan merencanakan perjalanan. Dalam uji coba, ChatGPT memberikan rekomendasi yang lebih rinci, mulai dari pemesanan hotel hingga aktivitas yang bisa dilakukan selama perjalanan.

Sedangkan DeepSeek cenderung memberi informasi yang kurang spesifik, meskipun memberikan saran bermanfaat seperti restoran yang harus dicoba.

Biaya Operasional DeepSeek Lebih Terjangkau Dibanding ChatGPT

Baik DeepSeek maupun ChatGPT menawarkan versi gratis yang mirip, namun DeepSeek lebih hemat biaya dibandingkan ChatGPT.

Versi berbayar ChatGPT dibanderol mulai dari 20 dolar AS (Rp323 ribu) per bulan, sedangkan DeepSeek hanya sekitar 0,50 dolar AS (Rp8.000) per bulan.

Baca Juga: Sri Mulyani Angkat Bicara! BGN Minta Tambah Anggaran MBG Rp100 Triliun, UMKM Auto Cuan?

Kesimpulan: Keunggulan dan Kekurangan DeepSeek vs ChatGPT

Dengan harga yang terjangkau dan teknologi yang efisien, DeepSeek menghadirkan tantangan serius bagi dominasi AI di pasar global, terutama yang dikuasai oleh perusahaan AS seperti OpenAI dan Meta.

Namun, dengan kekurangan dalam hal sensitivitas politik dan detil dalam perencanaan, DeepSeek masih memiliki beberapa ruang untuk berkembang.

Perkembangan teknologi ini dapat terus berubah, dan kemungkinan kedua platform AI ini akan terus berinovasi untuk memenuhi kebutuhan pengguna di masa depan.***

Halaman:

Tags

Terkini