Pernah Jadi Favorit Soeharto
Lama berdirinya menjadi salah satu alasan Lupis Mbah Satinem dikenal luas. Jajanan yang dibuat Mbah Satinem bahkan disebut pernah menjadi favorit Presiden kedua Republik Indonesia, Soeharto.
Cerita tersebut ikut menambah daya tarik bagi wisatawan yang mencari pengalaman wisata kuliner dengan latar sejarah panjang.
Meski berada di tengah perkembangan kuliner modern, Lupis Mbah Satinem masih ramai didatangi pengunjung. Resep turun-temurun dan metode memasak menggunakan kayu bakar menjadi bagian dari identitas jajanan tradisional yang dipertahankan hingga sekarang.
Bagi pencinta kuliner tradisional, tempat ini menawarkan pengalaman berbeda dari sekadar menikmati makanan. Lupis Mbah Satinem mempertemukan sajian sederhana dengan cerita panjang yang telah melewati lebih dari enam dekade.
Baca Juga: Kuliner Pasar Beringharjo Jogja yang Bikin Penasaran, Es Dawet Mbah Hari hingga Gado-gado Bu Hadi
Lupis Mbah Satinem berada di Jalan Bumijo Nomor 5240, Bumijo, Kecamatan Jetis, Kota Yogyakarta. Lokasinya berada di depan Optik Yogya dan tidak jauh dari Hotel Pesona Tugu.
Letaknya juga relatif mudah dijangkau wisatawan yang datang dari kawasan Malioboro maupun Stasiun Tugu Jogja. Karena buka sejak pagi, tempat ini dapat menjadi salah satu pilihan wisata kuliner sebelum wisatawan melanjutkan perjalanan menyusuri Yogyakarta.
Lupis Mbah Satinem buka dari Selasa hingga Minggu, mulai pukul 05.30 sampai 09.00.
Popularitasnya juga terlihat dari penilaian pengguna Google. Berdasarkan bahan yang diberikan, tempat ini tercatat memperoleh rating 4,6 dari 21.104 ulasan.
Bagi pemburu jajanan tradisional, Lupis Mbah Satinem menjadi salah satu nama yang menarik untuk dimasukkan dalam daftar kuliner Yogyakarta, terutama bagi mereka yang ingin menikmati sajian pagi dengan resep yang telah dipertahankan sejak 1963.