JAKARTA, Mediapriangan.com - Berburu kuliner khas Ibu Kota belum lengkap tanpa mencicipi Soto Betawi. Hidangan berkuah gurih dengan isian daging sapi dan jeroan ini memiliki banyak penggemar, termasuk mereka yang sengaja mendatangi kedai legendaris untuk menikmati resep yang dipertahankan selama puluhan tahun.
Di Jakarta, pilihan Soto Betawi cukup beragam. Ada tempat makan yang memadukan santan dan susu untuk menghasilkan kuah gurih, ada pula yang mempertahankan racikan santan dengan bumbu tradisional. Pilihan isian dan kisaran harganya juga berbeda, sehingga pengunjung bisa menyesuaikannya dengan selera dan anggaran.
Berikut empat tempat makan Soto Betawi di Jakarta yang bisa masuk daftar tujuan wisata kuliner.
1. Soto Betawi H. Ma'ruf, Kuliner Legendaris Sejak 1940-an
Bagi pencinta kuliner klasik, Soto Betawi H. Ma'ruf di kawasan Cikini bisa menjadi salah satu tujuan. Kedai ini dikenal telah melayani pelanggan sejak era 1940-an dan mempertahankan racikan soto dengan karakter kuah yang gurih.
Salah satu ciri khasnya adalah perpaduan santan, susu, dan rempah-rempah yang menghasilkan kuah dengan cita rasa kaya. Berbeda dari sejumlah sajian soto lainnya, hidangan di tempat ini disajikan tanpa tambahan sayuran seperti tomat dan kentang.
Isian berupa potongan daging sapi dan jeroan menjadi bagian utama yang bisa dinikmati bersama kuah berbumbu. Bagi pengunjung yang ingin mencicipi Soto Betawi dengan resep berciri klasik, tempat ini layak dipertimbangkan.
Harga satu porsi Soto Betawi H. Ma'ruf diperkirakan sekitar Rp45.000.
2. Soto Cawang, Kuah Santan dengan Aroma Kayu Bakar
Beralih ke Jakarta Timur, ada Soto Cawang yang dikenal dengan racikan kuah tanpa tambahan susu. Tempat makan ini disebut telah beroperasi sejak 1952 dan menawarkan cita rasa yang mengandalkan santan serta bumbu giling.
Hal yang membedakan Soto Cawang adalah proses memasak kuah menggunakan kayu bakar. Teknik tersebut memberikan aroma khas yang menjadi daya tarik tersendiri bagi pencinta Soto Betawi tradisional.