• Rabu, 17 Agustus 2022

Bantuan Langsung Tunai Tidak Sebanding Dengan Beban Hidup Akibat Kenaikan Harga

- Selasa, 15 Maret 2022 | 20:36 WIB

Mediapriangan.com -  Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat (Jabar) Daerah Pemilihan (Dapil) XV (kota dan Kabupaten Tasikmalaya) Tetep Abdulatif mengatakan, pada kegiatan reses banyak masyarakat menyampaikan aspirasi di bidang kesejahteraan.

"Banyak masyarakat menyampaikan keluhan terkait dengan kebutuhan pokok yang sulit didapatkan juga tentang kenaikan harga kebutuhan pokok sehari-hari," ucapnya saat melaksanakan reses di Kantor DPD PKS Kota Tasikmalaya, Jumat (11/3/2022).

Bahkan, Tetep melanjutkan, jika masyarakat mendapat bantuan langsung tunai dari pemerintah tetapi beban hidup yang ditanggung oleh masyarakat akibat kenaikan harga jauh lebih tinggi.

"Masyarakat membandingkan jika bantuan langsung tunai dari pemerintah sebesar Rp600 ribu dalam waktu dua hingga tiga bulan sekali, sementara beban hidup yang harus ditanggung akibat kenaikan harga jauh lebih besar," kata Tetep. 

Baca juga : Mahalnya harga Bahan Pokok dan Kelangkaan Minyak Goreng Menjadi Keluhan Warga Jabar

Bantuan langsung tunai dari pemerintah dirasa terlalu kecil, sehingga masyarakat lebih memilih menurunkan harga-harga kebutuhan pokok dan tidak mendapatkan bantuan langsung tunai ketimbang mendapatkan bantuan namun harga-harga kebutuhan pokok melonjak naik.

"Jadi saya rasa bantuan langsung tunai dari pemerintah dirasa terlalu kecil, sehingga masyarakat lebih memilih menurunkan harga-harga kebutuhan pokok dan tidak mendapatkan bantuan langsung tunai ketimbang mendapatkan bantuan namun harga-harga kebutuhan pokok melonjak naik, " ungkapnya.

Lebih lanjut Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat ini mengatakan, semua aspirasi yang sudah disampaikan masyarakat bisa diakomodir dan direalisasikan oleh pemerintah provinsi.


Halaman:

Editor: Redaksi

Tags

Terkini

X