daerah

Arief Arseha Terpilih Aklamasi Pimpin Golkar Kabupaten Tasikmalaya

Sabtu, 19 September 2026 | 19:16 WIB
Mohammad Arief Arseha terpilih aklamasi sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Tasikmalaya periode 2025-2030 dalam Musda XI di Hotel Alhambra, Sabtu (19/9/2026). (Dok. DFK)

 

TASIKMALAYA, Mediapriangan.com - Mohammad Arief Arseha terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Tasikmalaya Periode 2025-2030 dalam Musyawarah Daerah (Musda) XI yang digelar di Hotel Alhambra, Sabtu (19/9/2026).

Mohammad Arief Arseha yang juga menjabat anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Tasikmalaya dipercaya memimpin partai berlambang pohon beringin tersebut untuk periode kepengurusan lima tahun ke depan.

Musda XI tersebut dihadiri Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat Daniel Mutaqien Syafiuddin, Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Tasikmalaya demisioner Erry Purwanto, jajaran pengurus DPD Golkar Jawa Barat serta anggota Fraksi Golkar DPRD Jawa Barat.

Baca Juga: Fenomena Telur Ceplok Muncul di Kawah Gunung Anak Krakatau, Ini Penjelasan soal Genangan Air Bercampur Belerang

Dalam forum Musda, Arief mendapat dukungan secara aklamasi dari unsur Pengurus Kecamatan (PK) serta organisasi yang tergabung dalam Hasta Karya Partai Golkar.

Terpilihnya Arief sekaligus menandai berakhirnya masa kepemimpinan Erry Purwanto yang sebelumnya memimpin DPD Partai Golkar Kabupaten Tasikmalaya selama dua periode.

Dalam sambutan perdananya sebagai ketua terpilih, Arief mengatakan amanah kepemimpinan yang diterimanya bukan sekadar jabatan organisasi, melainkan tanggung jawab untuk membawa Golkar lebih dekat dengan masyarakat Kabupaten Tasikmalaya.

Baca Juga: Selebgram Jule Ditangkap Polisi di Apartemen Jaksel, Terseret Temuan Vape Etomidate dari Pengembangan Kasus

Ia pun menyerukan konsolidasi internal setelah proses Musda berakhir.

“Tidak ada lagi kelompok ini atau kelompok itu. Tidak ada lagi pendukung si A atau si B. Yang ada hanya satu nama, satu panji, dan satu tujuan: Partai GOLKAR Kabupaten Tasikmalaya,” tegas Arief dalam sambutannya.

Arief menyebut konsolidasi menjadi langkah awal untuk menghadapi tantangan politik dan sosial yang dinilai semakin kompleks. Ia meminta seluruh kader kembali bergerak ke masyarakat setelah proses pergantian kepemimpinan selesai.

“Energi kita terlalu berharga jika dihabiskan untuk dinamika internal. Mari kita turun ke desa-desa, dengarkan persoalan rakyat dan berikan solusi nyata,” ujarnya.

Baca Juga: Shell Resmikan Pabrik Gemuk di Marunda, Bekasi, Kapasitas Produksi Capai 12 Kiloton per Tahun

Halaman:

Tags

Terkini