94 Warga NTT Meninggal di Pengungsian, BNPB Ungkap Hasil Verifikasi dan Penyebabnya

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Jumat, 18 September 2026 | 21:48 WIB
BNPB mengklarifikasi 94 warga NTT meninggal di pengungsian. Hasil verifikasi menyebut komplikasi penyakit kronis menjadi penyebab kematian. (Instagram/bnpb_indonesia)
BNPB mengklarifikasi 94 warga NTT meninggal di pengungsian. Hasil verifikasi menyebut komplikasi penyakit kronis menjadi penyebab kematian. (Instagram/bnpb_indonesia)

 

JAKARTA, Mediapriangan.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana atau BNPB memberikan penjelasan terbaru mengenai 94 warga NTT yang sebelumnya dilaporkan meninggal dunia saat berada di pengungsian setelah gempa.

Hasil verifikasi yang dilakukan bersama Kementerian Kesehatan di tujuh kabupaten terdampak menunjukkan bahwa kematian tersebut tidak disebabkan trauma fisik langsung maupun tertimpa reruntuhan bangunan akibat gempa NTT.

Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, mengatakan sebagian besar warga yang meninggal merupakan kelompok lanjut usia dengan riwayat penyakit kronis.

Baca Juga: Ribuan SPPG Disetop, BGN Ungkap Dugaan Bahan Baku MBG Rusak di Balik Kasus Keracunan Daerah

“Hasil verifikasi dan validasi, kami meluruskan bahwa 94 warga tersebut tidak meninggal akibat trauma fisik langsung atau reruntuhan bangunan akibat gempa bumi,” ujar Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan dalam keterangannya kepada awak media melalui video yang diunggah di Instagram @bnpb_indonesia, dikutip pada Jumat, 18 September 2026.

“Data dari tim medis menunjukkan sebagian besar warga tersebut adalah kelompok lansia yang meninggal dunia karena komplikasi penyakit kronis yang sudah diderita, seperti stroke dan diabetes melitus,” lanjutnya.

Baca Juga: Viral Istri Pejabat Kalsel Dikipasi saat Makan, Camat Ungkap Tradisi Batalam Bakipas Pangeran

Verifikasi 94 Warga NTT

BNPB menyatakan data 94 warga NTT tersebut telah melalui proses verifikasi dan validasi bersama Kementerian Kesehatan. Pemeriksaan dilakukan terhadap data dari tujuh kabupaten yang terdampak gempa NTT.

Dengan hasil tersebut, BNPB menegaskan bahwa 94 warga yang meninggal di pengungsian tidak masuk dalam kategori korban yang meninggal akibat trauma fisik secara langsung karena gempa.

Kondisi kesehatan warga di pengungsian menjadi bagian penting dalam proses pendataan tersebut. BNPB menyebut kelompok lansia dengan penyakit kronis termasuk yang paling banyak tercatat dalam data meninggal di pengungsian.

Baca Juga: Jangan Matikan Pers Saat Program Pemerintah Dikritik

Pelayanan Kesehatan di Pengungsian

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X