daerah

Langit Kuning Selimuti Barito Utara, Kabut Asap Karhutla di Kalimantan Tengah Ganggu Aktivitas Warga

Minggu, 20 September 2026 | 17:27 WIB
Langit kuning akibat kabut asap karhutla menyelimuti Barito Utara, Kalimantan Tengah. Warga mengeluhkan aktivitas dan mata yang perih. (Threads/naomy_ummuhanan - bagusprakasaa)

KALTENG, Mediapriangan.com - Pemandangan langit di Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, berubah kekuningan dalam beberapa hari terakhir. Kondisi tersebut terekam dalam sejumlah unggahan warga ketika kabut asap menutup kawasan permukiman dan jalan.

Warna langit yang tidak biasa itu membuat suasana siang hari tampak seperti menggunakan filter foto. Namun, warga yang berada langsung di lokasi menyebut kondisi tersebut merupakan dampak nyata dari pekatnya kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan atau karhutla.

Sejumlah warga Barito Utara membagikan rekaman kondisi jalan dan lingkungan sekitar melalui media sosial. Dalam unggahan tersebut, jarak pandang terlihat terbatas sementara udara dipenuhi asap.

Baca Juga: Video Pegawai SPPG Bantul Viral Diduga Ejek Korban MBG Karo, BGN Beri Teguran dan Ingatkan Soal Empati

Salah satu unggahan berasal dari akun Threads @bagusprakasaa pada Sabtu, 19 September 2026.

“Untuk Pak Presiden dan warga di luar Kalimantan, ini bukan pemandangan dengan efek filter foto warm atau sephia ya. Ini kabut asap di Muara Teweh yang udah kekuningan. Dan ini kondisi real bukan yang katanya tidak seseram di sosmed,” tulisnya dalam utas tersebut.

Sehari berikutnya, akun yang sama kembali memperlihatkan kondisi Muara Teweh yang masih diselimuti asap.

“Berasa lagi di Planet Mars. Emang udah pernah? Belum sih, cuma warnanya mirip,” lanjutnya.

Baca Juga: Video Call Sambil Julurkan Lidah saat Rapat DPR Viral, Moreno Soeprapto Ungkap Alasan dan Minta Maaf

Keluhan Warga Saat Kabut Asap Menebal

Unggahan lain memperlihatkan kondisi Barito Utara ketika kabut asap mulai pekat menjelang siang pada Sabtu, 19 September 2026.

Akun @kur*****i membagikan kondisi wilayah tersebut sekitar pukul 11.50 WIB sembari berharap hujan segera turun.

“Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah jam 11.50 WIB. Ya Allah, turunkan hujan untuk kami, kasihani kami dan anak-anak kami,” tulisnya.

Kondisi serupa juga dibagikan akun @nao*****n. Dalam unggahannya, warga menggambarkan jarak pandang yang semakin terbatas akibat kabut asap.

Halaman:

Tags

Terkini