bisnis

Temu Responden 2023, Bank Indonesia Tasikmalaya Soroti Pertumbuhan Ekonomi Terkini di Priangan Timur

Jumat, 10 November 2023 | 06:48 WIB
Dalam acara Temu Responden 2023, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Tasikmalaya Aswin Kosotali menyoroti perkembangan ekonomi terkini di Priangan Timur digelar pada Kamis, 9 November 2023. (BI Tasikmalaya)

Aswin Kosotali menyoroti peningkatan realisasi investasi sebesar 25% (yoy) pada triwulan III-2023 di Priangan Timur, dengan kontribusi terbesar dari Kabupaten Pangandaran (23%) dan terendah dari Kabupaten Ciamis (13%).

"Sektor perdagangan, industri kayu, dan industri tekstil menjadi sektor-sektor dengan realisasi investasi terbesar," ujar Aswin Kosotali, dikutip dari keterangan resminya.

Baca Juga: Sosialisasi Cinta Bangga Paham Rupiah, Bank Indonesia Tasikmalaya Gelar Acara CBP FUNTASTIC 2023

Hasil survei Bank Indonesia Tasikmalaya juga mencerminkan membaiknya kondisi perekonomian Priangan Timur.

"Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU) pada triwulan III-2023 menunjukkan tren positif yang diperkirakan akan berlanjut hingga triwulan IV-2023," kata Aswin.

Meskipun demikian, beberapa risiko ekonomi di masa depan masih teridentifikasi, termasuk perang Geopolitik Rusia-Ukraina, perlambatan ekonomi global, suku bunga FED yang tinggi, dampak perubahan iklim, perkembangan teknologi, dan pembatasan ekspor bahan pangan dari negara produsen.

Baca Juga: Peresmian Program Kolaborasi Promedia Teknologi Indonesia dan Kemenkop untuk Penguatan UMKM di Kuningan

Ia juga mengatakan, sebagai respons terhadap risiko ini, Bank Indonesia di daerah terus mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dan inklusif.

"Langkah-langkah konkret termasuk sinergi dan kolaborasi antara TPID, TP2DD, dan TPKAD untuk menjaga stabilitas nilai rupiah di daerah," jelasnya.

Selain itu, lanjut Aswin, Bank Indonesia Tasikmalaya juga mendorong pengembangan ekonomi berkelanjutan dan inklusif melalui digitalisasi ekonomi dan penguatan UMKM.

Baca Juga: Wakil Gubernur Jawa Barat Buka Pameran UMKM dan Pentas Seni Budaya Se-Priangan Timur di Kota Tasikmalaya

"Kelancaran sistem pembayaran menjadi fokus dengan memanfaatkan QRIS sebagai solusi CEMUMUAH (Cepat, Mudah, Murah, Aman, dan Handal)," ujarnya.

Dalam konteks ketersediaan uang kartal, Bank Indonesia Tasikmalaya berkomitmen untuk memastikan jumlah yang memadai, pecahan yang sesuai, kondisi yang layak edar, dan distribusi yang tepat waktu.

"Peran advisory pemerintah daerah juga diutamakan, berdasarkan data dan informasi kredibel, termasuk hasil survei dan liaison, untuk mendukung pengambilan keputusan yang efektif," pungkasnya.***

Halaman:

Tags

Terkini