JAKARTA, Mediapriangan.com - Memperingati Hari Koperasi Nasional 2026, Bank Mandiri memperkuat perannya untuk koperasi dan UMKM melalui penyaluran pembiayaan produktif serta pengembangan digitalisasi usaha.
Langkah Bank Mandiri melalui kombinasi pembiayaan produktif dan layanan digital menjadi bagian dari upaya mendukung penguatan ekonomi kerakyatan yang inklusif dan berkelanjutan.
Mengusung tema "Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya", Bank Mandiri terus mengembangkan ekosistem layanan yang mengombinasikan akses pembiayaan dengan solusi digital agar koperasi dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah mampu meningkatkan daya saing di tengah perkembangan ekonomi.
Hingga akhir Mei 2026, perseroan telah menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp17,77 triliun kepada 135.829 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah di berbagai wilayah Indonesia. Penyaluran pembiayaan tersebut menjangkau sektor-sektor produktif, mulai dari perdagangan, pertanian, hingga jasa.
Selain memperluas akses Kredit Usaha Rakyat, Bank Mandiri juga memberikan dukungan terhadap program nasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP). Perseroan memiliki aspirasi untuk turut memberikan pelatihan pengelolaan keuangan kepada sekitar 80 ribu koperasi di seluruh Indonesia.
Di sisi lain, dukungan terhadap koperasi dan UMKM juga dilakukan melalui lebih dari 113 ribu Mandiri Agen yang tersebar hingga berbagai daerah. Jaringan tersebut dimanfaatkan untuk membantu pengelolaan koperasi desa maupun kecamatan, mulai dari layanan simpanan, akses permodalan, hingga pendampingan digitalisasi usaha.
Wakil Direktur Utama Bank Mandiri, Henry Panjaitan, mengatakan penguatan koperasi dan UMKM menjadi bagian penting dalam membangun ekonomi nasional yang lebih inklusif.
"Bank Mandiri meyakini koperasi dan pelaku UMKM yang berdaya saing menjadi pondasi penting bagi ekonomi kerakyatan, serta memberikan nilai tambah kepada masyarakat secara jangka panjang. Hal ini menjadi bagian penting dari komitmen kami dalam berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi yang inklusif,” ungkap Henry dalam keterangan resminya Senin (13/7).
Untuk mendukung aktivitas bisnis pelaku usaha, Bank Mandiri menghadirkan layanan Livin' Merchant yang memudahkan pengelolaan transaksi dan pembayaran. Sementara itu, Kopra by Mandiri menjadi platform digital yang mengintegrasikan berbagai kebutuhan pengelolaan bisnis dalam satu sistem sehingga pencatatan usaha menjadi lebih tertata dan transparan.
Baca Juga: Anggota DPRD Jawa Barat Didi Sukardi Ajak Perkuat Koperasi, Tegaskan Kunci Kesejahteraan Masyarakat
Henry menegaskan bahwa penguatan layanan digital akan terus dikembangkan agar pelaku usaha memperoleh kemudahan dalam mengelola bisnis sekaligus meningkatkan daya saing.
Artikel Terkait
Ledakan Diduga Bom Rakitan Gegerkan Dadaha Tasikmalaya saat Keributan PKL, Polisi Temukan Sejumlah Barang Bukti
Program Ganti Atap Rumah Wartawan Berlanjut, Editor Elbaitsukabumi Kini Nikmati Atap Alduro yang Lebih Nyaman
Impack Pratama Tampilkan Inovasi Sampah Plastik Jadi Material Bangunan Berkelanjutan di IndoBuildTech Expo 2026
Impack Pratama Group Kenalkan ACP SEVEN di IndoBuildTech Expo 2026, Solusi Panel Aluminium untuk Bangunan Modern
Program Tasikmalaya CAANG Jangkau 58 Ribu Warga, OJK Targetkan Edukasi Meluas hingga 98 Ribu Masyarakat
Muscab LVRI Ciamis Dibuka Sekda, Warisan Semangat Juang 45 untuk Generasi Muda Jadi Sorotan