bisnis

Pasar Properti Jakarta 2026 Makin Stabil, Aktivitas Korporasi Jadi Motor Pemulihan Ekonomi Indonesia

Jumat, 13 Februari 2026 | 06:35 WIB
Pasar Properti Jakarta kian stabil, Aktivitas Korporasi dorong Ekonomi Indonesia tumbuh solid 2026. (Dok. CBRE)

Lonjakan ini dipengaruhi oleh penguatan posisi Indonesia sebagai basis produksi kendaraan listrik serta pertumbuhan pesat perdagangan digital. Aktivitas Korporasi di sektor ini memperlihatkan ekspansi yang agresif, sehingga harga lahan industri dan tarif sewa logistik tetap terjaga stabil, meski tekanan pasokan mulai terasa.

Pada sektor ritel, Pasar Properti Jakarta juga menunjukkan ketahanan. Tingkat okupansi pusat perbelanjaan bertahan di atas 85 persen sepanjang 2025.

Baca Juga: AFTECH, Easycash, dan IARFC Luncurkan MOJANG, Perkuat Literasi Keuangan dan Reputasi Kredit Gen Z

Mal kelas atas bahkan mencatat okupansi sekitar 95 persen, didorong inovasi konsep pop-up store dan zona gaya hidup yang memperpanjang durasi kunjungan konsumen.

Seluruh dinamika tersebut tidak dapat dilepaskan dari kekuatan fundamental Ekonomi Indonesia. Angela Wibawa menilai kawasan Asia-Pasifik, termasuk Indonesia, berpeluang mencatatkan kinerja investasi dan sewa yang lebih kuat pada 2026.

Indonesia tetap menarik bagi investor asing berkat sumber daya alam melimpah, kekuatan komoditas, dan pasar konsumen yang besar serta terus berkembang.***

Halaman:

Tags

Terkini