"Penghargaan ini menjadi dorongan bagi kami untuk terus mengembangkan program-program yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat, termasuk di bidang pendidikan dan literasi," ujarnya, Rabu (4/6/2026).
Melalui berbagai inisiatif pendidikan, JNE berupaya membantu menciptakan lingkungan belajar yang lebih baik sekaligus memperluas akses pengetahuan bagi generasi muda.
Langkah tersebut dinilai penting dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan yang menjadi salah satu fondasi pembangunan nasional.
Baca Juga: JNE Dorong Mahasiswa UNPAD Berkarya, Eri Palgunadi: Ide Kreatif Harus Punya Cerita Kuat
Selain pendidikan, program CSR JNE juga menyasar penguatan ekonomi masyarakat melalui dukungan kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Berbagai pelatihan digitalisasi, pendampingan usaha, hingga dukungan logistik diberikan agar produk lokal mampu bersaing di pasar yang lebih luas, termasuk pasar internasional.
Pada sektor sosial dan kemanusiaan, perusahaan rutin menyalurkan bantuan bagi anak yatim, kaum dhuafa, korban bencana alam, serta menyediakan layanan ambulans gratis bagi masyarakat yang membutuhkan.
Sementara di bidang lingkungan, JNE terus mengembangkan berbagai inovasi operasional ramah lingkungan guna mengurangi jejak karbon dan mendukung pembangunan berkelanjutan.
Tak hanya itu, perusahaan juga aktif mendukung pengembangan ekosistem kreatif melalui kolaborasi dalam berbagai kegiatan seni dan budaya yang melibatkan masyarakat.
Eri menegaskan seluruh program CSR yang dijalankan berangkat dari filosofi perusahaan, yakni "Berbagi, Memberi, Menyantuni", yang telah menjadi landasan JNE sejak awal berdiri.
Semangat tersebut, kata dia, sejalan dengan slogan perusahaan "Connecting Happiness" yang mendorong seluruh insan JNE untuk terus menghadirkan manfaat bagi masyarakat di berbagai bidang, termasuk pendidikan.***