Viral! Wanita ke Pakistan Mau Temui 'Pacar' dari Facebook, Imigrasi Jakarta Bongkar Dugaan Love Scamming

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Jumat, 18 Juli 2025 | 15:21 WIB
Tangkapan layar petugas Imigrasi Jakarta dengan wanita yang diduga terjerat modus love scamming.  (Instagram.com/@kanimjaksel)
Tangkapan layar petugas Imigrasi Jakarta dengan wanita yang diduga terjerat modus love scamming. (Instagram.com/@kanimjaksel)

 

Mediapriangan.com - Sebuah cuplikan video dari akun Instagram resmi @kanimjaksel mendadak jadi perbincangan hangat warganet sejak Kamis, 17 Juli 2025.

Dalam video itu, tampak seorang wanita muda tengah diperiksa oleh petugas Imigrasi Jakarta Selatan di bandara. Alasannya bepergian langsung mengundang kecurigaan: ingin bertemu kekasih di Pakistan.

Saat ditanya tujuan perjalanannya, wanita itu dengan polos menjawab, “Ke Pakistan, mau ketemu pacar saya.”

Baca Juga: Coach Justin Bongkar Ketimpangan Round 4 Piala Dunia, Timnas Indonesia Lawan Raksasa, Main di Saudi Bikin Geram!

Namun, keterangan lanjutan yang dia berikan membuat petugas curiga. Rupanya, pria yang disebut sebagai pacarnya tersebut adalah warga negara Pakistan yang belum pernah ke Indonesia.

Keduanya hanya berkenalan lewat Facebook dan berkomunikasi sebatas video call.

“(Dia) warga negara Pakistan, belum pernah tinggal di Indonesia, kenalannya di Facebook ya,” ujar petugas menanggapi.

Baca Juga: Ngaku Tak Sadar Saat Direkam, Lisa Mariana Minta Polisi Tindak Penyebar Video Syur yang Bikin Heboh

Ketika petugas menanyakan apakah orang tua mengetahui rencana perjalanannya, wanita itu menjawab, “Tidak, karena disuruh pacar saya tidak bilang (ke orang tua).”

Atas dasar itulah, petugas Imigrasi memutuskan untuk mencegah keberangkatan wanita tersebut, karena khawatir ia menjadi korban love scamming—modus penipuan bermotif asmara yang belakangan kian marak.

“Baik, saya kerap menemukan kasus seperti ini, dan adanya penipuan,” ujar petugas.

Baca Juga: Publik Menanti! Tes DNA Anak Lisa Mariana dan Ridwan Kamil Siap Digelar, RSCM Jadi Lokasi Penentu Kebenaran

“Kalau di sana (Pakistan) ditelantarkan gimana? Tidak mau kan nanti di sana jadi korban human trafficking,” tambahnya lagi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X