"Pas aku datang siang bersama anak-anak, sedang bersiap untuk makan siang, ayah masih angkat jempol, masih tersenyum, tapi begitu senyum selesai, dia langsung terlihat lemas lagi, tertidur. Pegang tangannya, 'Papa' tanpa reaksi, tapi napas masih ada. Sepertinya dia butuh istirahat. Setelah pertemuan itu, saya pun pergi untuk urusan lain. Malamnya, saat dihubungi, saya langsung kembali, tapi Ira baru datang," jelas Ari Wibowo.
"Situasinya sudah tidak jelas, badannya masih terasa hangat, tapi tanpa reaksi. Dada sudah tidak bergerak. Kami segera memanggil dokter," tambah Ira Wibowo, menggambarkan momen sebelum kepergian sang ayah.***