Tradisi Istiadat Berbedak, yang telah diwariskan selama berabad-abad, menjadi bagian penting dari perayaan pernikahan Melayu dan Brunei.
Pada upacara tersebut, keluarga memberkati kedua mempelai dengan mengoleskan pasta bedak, sebuah simbol kesuburan dan kekayaan.
Ritual ini menjadi bagian tak terpisahkan dari warisan budaya yang dijaga dengan penuh kebanggaan.
Pangeran Mateen, yang berusia 32 tahun, merupakan putra Sultan Brunei, sementara Anisha adalah cucu dari salah satu penasihat khusus Sultan, Pehin Dato Isa.
Pernikahan keduanya menjadi peristiwa yang memperkaya sejarah keluarga diraja Brunei Darussalam.***