3. Latar Waktu dan Tempat
Film ini berlatar di kota Bandung pada tahun 1983, era 80-an di Indonesia. Detail seperti pakaian, gaya rambut, dan kendaraan mencerminkan suasana khas zaman tersebut.
4. Kisah Cinta Masa Kecil
"Dilan 1983: Wo Ai Ni" menceritakan tentang cinta pertama Dilan saat ia masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD).
Kisah ini menggambarkan bagaimana Dilan merasakan getaran cinta monyet untuk pertama kalinya, membawa penonton kembali ke masa kecil yang penuh kenangan.
5. Pandai Merangkai Kata Sejak SD
Dalam film "Dilan 1983: Wo Ai Ni," Dilan terkenal karena kepiawaiannya dalam merangkai kata-kata. Ternyata, kisah dalam film mengungkap bahwa bakatnya ini telah dimulai sejak masa sekolah dasar.
Salah satu momen menarik dalam film ini adalah ketika Dilan menggunakan keahliannya untuk menggombali Mei Lin. Kemampuan merangkai kata-kata ini menjadikan sosok Dilan begitu memikat.
6. Pencarian Karakter Mei Lien Butuh 2 Tahun
Menemukan karakter Mei Lien yang tepat untuk menjadi gebetan Dilan kecil ternyata bukanlah tugas yang mudah bagi Pidi Baiq. Proses ini memakan waktu hingga dua tahun lamanya.
Setelah melalui pencarian yang intensif, Pidi Baiq akhirnya menemukan Malea Emma yang dianggapnya cocok untuk memerankan Mei Lien.
Keputusan ini diambil setelah Pidi Baiq menemukan akun YouTube Malea Emma dan tertarik dengan penampilannya.