Fakta Menarik Film Tanduk Setan, Menyajikan Dua Kisah Penuh Makna untuk Ramadan, Tayang Perdana 14 Maret 2024

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Rabu, 13 Maret 2024 | 06:08 WIB
Sejumlah fakta menarik mengiringi tayang perdana film Tanduk Setan pada pada 14 Maret 2024.   (Instagram.com/@tanduksetanfilm)
Sejumlah fakta menarik mengiringi tayang perdana film Tanduk Setan pada pada 14 Maret 2024. (Instagram.com/@tanduksetanfilm)

 

 

Mediapriangan.com - Film Tanduk Setan menghadirkan sebuah karya yang unik dan terinspirasi dari kearifan lokal Indonesia. Diproduksi oleh Starvision, Forka Film, dan Asa Film, Simak sejumlah fakta menarik sebelum film ini dijadwalkan tayang perdana pada 14 Maret 2024.

Berbeda dari horor biasa, film Tanduk Setan mempersembahkan fakta menarik dengan membawa dua cerita yang berbeda tentang kelahiran dan kematian, masing-masing disutradarai oleh Amriy R. Suwardi dan Bobby Prasetyo. Cerita-cerita ini menggambarkan sisi fitrah manusia yang dekat dengan kengerian kelahiran dan kematian.

Keputusan untuk menayangkan film Tanduk Setan pada bulan Ramadan tidaklah kebetulan, mengingat fakta menarik bahwa ceritanya menggambarkan peristiwa kelahiran dan kematian, momen yang sangat khas dalam bulan suci tersebut.

Baca Juga: Sinopsis Tanduk Setan, Film Horor Terbaru Rilis 14 Maret 2024, Begini Risiko Hamil di Luar Nikah dan Penggunaan Susuk

Dengan fakta-fakta yang menarik ini, Tanduk Setan menjadi sebuah karya yang patut untuk dinantikan, mengajak penonton untuk merenung dan menyaksikan kedalaman makna di balik kisah kelahiran dan kematian yang digambarkan.

7 Fakta Menarik Film Tanduk Setan:

1. Konsep Antologi dengan Dua Kisah Berbeda:

Film Tanduk Setan tidak hanya menyajikan satu, tetapi dua cerita berbeda yang berfokus pada tema kelahiran dan kematian.

Dua cerita ini tidak hanya memperkaya narasi film, tetapi juga memberikan sudut pandang yang berbeda terhadap tema-tema tersebut.

Baca Juga: 7 Fakta Menarik Film Perjalanan Pembuktian Cinta, Terinspirasi Dari Kisah Nyata yang Cocok Menemani Ramadhan 2024

2. Penggunaan Bahasa Daerah:

Penggunaan bahasa daerah, seperti bahasa Jawa dan Serang, memberikan warna lokal yang kaya dalam film ini.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X