entertainment

Karier Politik Lucky Hakim, dari Artis ke Bupati Indramayu yang Viral Gegara Ditegur Langsung oleh Dedi Mulyadi

Senin, 7 April 2025 | 22:42 WIB
Viral Diam-diam Liburan ke Jepang Lucky Hakim, Bupati Indramayu ditegur Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat. (Kolase Instagram.com/@luckyhakimofficial)

Mediapriangan.com - Sedang hangat diperbincangkan di media sosial terkait Bupati Indramayu, Lucky Hakim yang kedapatan berlibur ke Jepang saat momentum Lebaran 2025.

Hal itu mendapatkan sorotan khusus dari Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi yang menilai Lebaran sebagai momentum pejabat negara untuk berbaur bersama masyarakat.

Di sisi lain, Dedi menyebut aktivitas pelesiran ke Jepang yang dilakukan Lucky merupakan haknya untuk liburan.

Baca Juga: Lisa Mariana Klaim Komunikasi dengan Ridwan Kamil Baru Dimulai Setelah Ngabarin soal Kehamilan Lewat Ajudannya

Hal itu diungkap Dedi melalui unggahan Instagram pribadinya @dedimulyadi71 yang tayang pada Senin, 7 April 2025.

"Setiap orang boleh berlibur apalagi di hari libur dan cuti lebaran," ujar Dedi melalui unggahan Instagram pribadinya @dedimulyadiofficial, pada Senin, 7 April 2025.

"Tetapi sebagai pejabat publik ini adalah momen yang bagus untuk berbaur dengan masyarakat," tambahnya.

Baca Juga: Waw Heboh! Pengacara Lisa Ngaku Ridwan Kamil Biayain Kliennya dari Awal Hamil Sampai Anak Lahiran, Gak Main-Main!

Berkaca dari hal itu, karier politik artis sekaligus Bupati Indramayu itu akhirnya kembali menuai sorotan usai viral dirinya mendapat teguran dari Dedi di medsos.

Momen pertama kali Lucky terjun ke dunia politik saat dirinya bergabung sebagai kader dari Partai Amanat Nasional (PAN).

Sang politikus pernah mencalonkan diri menjadi calon Wakil Wali Kota Bekasi tahun 2012, namun saat itu gagal bersinar.

Baca Juga: Heboh Isu Abu Janda Jadi Komisaris Jasa Marga Netizen Ungkit Lagi Kasus Berbau Rasis sang Influencer di Medsos

Kemudian pada 2018, Lucky memutuskan pindah dari PAN ke Partai NasDem.

Saat itu, menjelaskan alasannya pindah ke partai pimpinan Surya Paloh itu karena tidak ada kebijakan yang memberatkan, salah satunya soal iuran anggota.

Halaman:

Tags

Terkini