entertainment

Pasca Viral Aksi Siswa Bekasi Bersihkan Sungai, Dedi Mulyadi Tegaskan Ini Lebih Bermakna Ketimbang Sibuk Urus Wisuda

Jumat, 2 Mei 2025 | 18:21 WIB
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (kiri) dan siswa asal Bekasi yang viral membersihkan sungai (kanan). (YouTube.com / Kang Dedi Mulyadi Channel)

Mediapriangan.com - Sedang hangat diperbincangkan di media sosial (medsos) terkait para siswa di SMA Yadika 8 Jatimulya, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat (Jabar) yang melakukan aksi bersih-bersih sungai.

Sebelumnya, beredar video siswa SMA asal Kabupaten Bekasi itu yang menjelaskan terkait program bersih-bersih sungai tersebut.

"Kita sedang mengadakan program bersih-bersih (sungai), ini program dari sekolah," tutur seorang siswa dalam video yang dibagikan ulang oleh YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel, pada Kamis, 1 Mei 2025.

Baca Juga: Peringatan Hardiknas 2025, Wali Kota Tasikmalaya Ajak Wujudkan SDM Unggul Lewat Pendidikan Bermutu dan Berkarakter

"Salah satu upayanya agar sungai ini tidak lagi kotor dan mengeluarkan bau tidak sedap bagi warga setempat," tambahnya.

Terkini, Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi menyambut positif kegiatan para siswa SMA Yadika 8 Jatimulya tersebut.

Hal itu disampaikan Dedi saat bertemu dengan para siswa asal Bekasi itu di Gedung Pakuan, Subang, pada Kamis, 1 Mei 2025.

Baca Juga: Peringati Hardiknas 2 Mei 2025, Sekda Kabupaten Tasikmalaya Ajak Gotong Royong Wujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua

"Kemarin saya yang viral bersih-bersih sungai? Itu bagus, kegiatan siswa agar bermanfaat, membersihkan sungai," tutur Dedi di hadapan para siswa Yadika 8 Jatimulya, Bekasi.

Kemudian, Gubernur Jabar itu menuturkan kegiatan itu bisa mendapatkan apresiasi dari para guru dengan nilai tinggi pada laporan nilai tahunan para siswa.

"Nanti gurunya bisa memberikan nilai, bisa di pelajaran IPA (Ilmu Pengetahuan Alam) atau IPS (Ilmu Pengetahuan Sosial)," sebut Dedi.

Baca Juga: Ciamis Peringati Hari OTDA dan Hardiknas 2025, Perkuat Komitmen Daerah dan Pendidikan Menuju Indonesia Emas 2045

"Siapa yang paling rajin bersih-bersih, seperti membersihkan sungai itu, nilainya bisa paling tinggi," sambungnya.

Di sisi lain, Dedi juga menilai kegiatan bersih-bersih sungai yang dilakukan para siswa itu lebih baik ketimbang memikirkan tentang kebijakannya menghapus perayaan wisuda sekolah.

Halaman:

Tags

Terkini