entertainment

Agam Rinjani Ungkap Detik-Detik Evakuasi Juliana Marins, Menginap di Tebing Curam Bareng Jenazah Pendaki Brasil

Jumat, 27 Juni 2025 | 19:50 WIB
Anggota tim SAR bagikan momen penyelamatan Juliana Marins. (Instagram/agam_rinjani)

Mediapriangan.com - Proses penyelamatan jenazah pendaki asal Brasil, Juliana Marins, dari jurang Gunung Rinjani diungkap langsung oleh salah satu anggota tim SAR yang terlibat dalam evakuasi.

Sosok bernama Agam Rinjani ini membagikan kisah dramatis perjuangan mereka bermalam di tebing curam bersama jenazah sang pendaki.

Melalui akun Instagram pribadinya, mengisahkan bagaimana Agam Rinjani dan tim relawan lainnya harus bermalam di lereng tebing vertikal dengan kondisi batuan labil demi menjaga jasad Juliana hingga proses evakuasi selesai.

Baca Juga: Detik-detik Evakuasi Juliana Marins dari Jurang Rinjani, Jenazah Ditemukan di Kedalaman 600 Meter

“Kami menginap di tebing yang curam 590 meter bersama Juliana satu malam dengan memasang anchor supaya tidak ikut meluncur lagi 300 meter,” tulisnya di Instagram Story, Kamis, 26 Juni 2025.

Agam juga membagikan unggahan kolaborasi dengan akun @tyo_survival yang menunjukkan situasi flying camp, yakni metode bermalam di tebing dengan sistem pengamanan khusus.

“Setelah memastikan kondisi korban telah meninggal, kami gabungan tim relawan menjaga korban dan bermalam di tebing vertikal yang curam dan kondisi bebatuan yang labil, berjarak 3 meter dari korban sambil menunggu team yang lain untuk mengangkat korban dari atas,” tulis akun tersebut.

Baca Juga: Evakuasi Pendaki Brasil Juliana Marins di Jurang Rinjani Dilanjutkan Pagi Ini, Cuaca Ekstrem Jadi Tantangan Terberat

Diketahui, Juliana De Souza Pereira Marins dilaporkan terjatuh ke jurang sedalam 15-200 meter di sekitar Cemara Nunggal, jalur menuju puncak Gunung Rinjani, pada Sabtu, 21 Juni 2025.

Proses evakuasi memakan waktu berhari-hari karena lokasi yang ekstrem. Balai Taman Nasional Gunung Rinjani menyatakan bahwa operasi penyelamatan dilakukan secara intensif dan penuh kehati-hatian.

“Proses evakuasi korban jatuh di sekitar Cemara Nunggal, jalur menuju Puncak Gunung Rinjani, telah berlangsung intensif dan berhasil dituntaskan dengan penuh kehati-hatian,” tulis keterangan resmi Balai TN Gunung Rinjani pada Rabu, 25 Juni 2025.

Baca Juga: Istana Buka Suara Usai Netizen Asing Serbu Akun Prabowo, Gegara Pendaki Brazil Terjatuh di Gunung Rinjani

Evakuasi dimulai sejak pukul 06.00 WITA. Setelah melalui berbagai tahapan dan pengangkatan yang rumit, tim rescue berhasil menarik jenazah ke titik aman pada pukul 13.51 WITA.

Kemudian, jasad Juliana dibawa ke Resort Sembalun dan tiba pukul 20.40 WITA, sebelum akhirnya dipindahkan ke RS Bhayangkara Polda NTB.

Halaman:

Tags

Terkini