Detik-detik Evakuasi Juliana Marins dari Jurang Rinjani, Jenazah Ditemukan di Kedalaman 600 Meter

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Jumat, 27 Juni 2025 | 13:08 WIB
Proses evakuasi jenazah Juliana Marins, WNA dari Brasil yang jatuh di Gunung Rinjani oleh Tim SAR.  (Instagram/btn_gn_rinjani)
Proses evakuasi jenazah Juliana Marins, WNA dari Brasil yang jatuh di Gunung Rinjani oleh Tim SAR. (Instagram/btn_gn_rinjani)

Mediapriangan.com - Proses pencarian dan evakuasi jenazah Juliana De Souza Pereira Marins, pendaki asal Brasil yang jatuh ke jurang Gunung Rinjani, akhirnya membuahkan hasil.

Setelah upaya pencarian selama beberapa hari di medan ekstrem dan cuaca tak menentu, Tim SAR berhasil mengevakuasi jasad wanita malang tersebut pada Rabu, 25 Juni 2025.

Juliana diketahui jatuh ke jurang di sekitar Cemara Nunggal, salah satu titik rawan di jalur menuju puncak Gunung Rinjani.

Baca Juga: Istana Buka Suara Usai Netizen Asing Serbu Akun Prabowo, Gegara Pendaki Brazil Terjatuh di Gunung Rinjani

Proses evakuasi dimulai sejak pagi hari, pukul 06.00 WITA. Tim gabungan yang terdiri dari personel SAR, Balai Taman Nasional Gunung Rinjani, serta relawan langsung melakukan penanganan di lokasi penemuan tubuh korban.

“Proses evakuasi korban jatuh di sekitar Cemara Nunggal, jalur menuju Puncak Gunung Rinjani, telah berlangsung intensif dan berhasil dituntaskan dengan penuh kehati-hatian,” tulis keterangan resmi Balai Taman Nasional Gunung Rinjani.

Pada pukul 13.51 WITA, tubuh Juliana berhasil diangkat ke titik anchor point terdekat. Selanjutnya, seluruh tim SAR bergerak turun ke Pelawangan dan melanjutkan perjalanan menuju Resort Sembalun.

Baca Juga: Gunung Lewotobi Laki-laki Meletus Dahsyat, Abu Capai 10.000 Meter, PVMBG Ingatkan Ancaman Lahar dan Abu Tebal

Tim evakuasi tiba di Resort Sembalun pada pukul 20.40 WITA. Jenazah Juliana langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda NTB untuk proses lebih lanjut.

Perlu diketahui, Juliana terjatuh ke jurang pada Sabtu, 21 Juni 2025. Awalnya diperkirakan korban jatuh di kedalaman sekitar 15 hingga 200 meter.

Namun dari pantauan drone yang dilakukan pada Selasa, 24 Juni 2025, tubuh Juliana teridentifikasi telah tergelincir lebih jauh hingga kedalaman mencapai 600 meter.

Baca Juga: Terinspirasi Kisah Sukma dan Ayu di Lereng Gunung Slamet, Film Horor The Dark House Bakal Tayang Mulai 12 Juni 2025

“Evakuasi ini melibatkan kolaborasi lintas instansi dan relawan, bekerja di medan ekstrem dengan cuaca yang tidak menentu,” tambah keterangan dari tim SAR dalam laporan terbarunya.

Kisah tragis ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan dan keselamatan dalam pendakian, terutama di jalur-jalur berbahaya seperti di Gunung Rinjani yang kerap berubah kondisi secara drastis.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X