Rasa curiga muncul saat ia merasakan tas laptop yang dibawanya menjadi sangat ringan. Ketika diperiksa, benar saja, laptop miliknya telah raib.
“Langsung manggil crew bus dan bilang laptop ilang, mereka keliatan panik (entah panik beneran atau pura pura panik),” lanjutnya.
Korban kemudian diarahkan untuk melapor ke kantor pusat Rosalia Indah melalui WhatsApp. Ia meminta pihak operator mengecek rekaman CCTV di dalam bus, namun menerima informasi yang mengecewakan.
“Pas turun, gua cuma disuruh bikin laporan via WA ke kantor pusat RosIn, gua minta dicekin CCTV sesegera mungkin tapi karena itu masih jam 6, mereka bilang office baru buka jam 8 jadi CCTV belum bisa dilihat,” ujarnya.
Beberapa saat setelah laporan dibuat, korban dihubungi oleh pihak Rosalia Indah yang menyampaikan bahwa CCTV dalam bus tersebut mengalami kerusakan, sehingga tidak ada rekaman yang bisa ditinjau untuk mengusut hilangnya laptop.
“Yap pihak RosIn nelpon gua dan bilang, ‘Mohon maaf terdapat kendala dengan CCTV armada bus 349 sehinga CCTV tidak merekam,’” tulisnya lagi dalam unggahan tersebut.
Kasus ini menambah daftar insiden serupa yang sebelumnya juga terjadi di armada bus yang sama.
Banyak warganet yang merespons dengan kritik terhadap sistem keamanan Rosalia Indah dan mempertanyakan efektivitas fungsi CCTV di setiap unit kendaraan.
Hingga saat ini, belum ada informasi lebih lanjut dari pihak Rosalia Indah mengenai penyelidikan atau kompensasi terkait kasus laptop hilang tersebut.***