Mediapriangan.com - Kasus meninggalnya Priya Nailuredha Thoriq (PN), siswa SMAN 6 Garut yang diduga nekat mengakhiri hidupnya karena mengalami perundungan, mengundang keprihatinan luas dari masyarakat.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyatakan akan mengambil langkah langsung dalam menangani kasus ini.
Melalui akun Instagram pribadinya, Kamis 17 Juli 2025, Dedi mengonfirmasi bahwa dirinya telah bertemu dengan kedua orang tua almarhum PN.
Baca Juga: Putusan Hakim Dinilai 'Copy Paste', Tom Lembong Bongkar Kejanggalan Vonis 4,5 Tahun Kasus Impor Gula
"Saya sudah menemui ibu dan ayahnya Priya Nailuredha Thoriq yang meninggal karena keputusasaan," kata Dedi.
Priya yang masih duduk di bangku kelas 10 ditemukan dalam kondisi gantung diri di kediamannya pada 14 Juli 2025.
Dugaan kuat mengarah pada perundungan di lingkungan sekolah sebagai penyebab utama dari peristiwa tragis tersebut.
Dedi menyatakan komitmennya untuk mempertemukan pihak keluarga dengan pihak sekolah, guna menemukan akar persoalan melalui mediasi.
"Kami akan segera mempertemukan ibu dengan pihak sekolah SMAN 6 Garut, wali kelas, dan guru fisika, untuk memediasi agar akar masalahnya ditemukan," tegasnya.
Ia juga meminta masyarakat untuk tetap tenang dan memberikan ruang bagi proses penyelidikan yang sedang berlangsung.
"Untuk itu semua pihak untuk tetap tenang, Gubernur Jawa Barat akan menangani masalah ini sampai tuntas," tutup Dedi.
Kasus ini kini menjadi perhatian publik dan netizen, yang berharap agar penanganan dugaan perundungan di dunia pendidikan dilakukan secara serius dan menyeluruh.***