Menurut Chua Kotak, ketika beberapa pelayat datang dalam kondisi menangis, ibunda Vidi Aldiano justru berusaha menenangkan mereka.
Sementara itu, saat hendak berpamitan pulang dari rumah duka, Chua Kotak juga sempat berbincang dengan ayah Vidi Aldiano.
Baca Juga: Puding Stroberi MBG di Malang Viral Berisi Belatung, SPPG Akui Ada Kelalaian Saat Pengolahan
Ia mengungkapkan bahwa sang ayah tetap memperhatikan para tamu yang datang, bahkan mengingatkan mereka agar berhati-hati karena hujan deras mengguyur malam itu.
“Pantas saja banyak orang menjadi saksi betapa baiknya Almarhum Vidi Aldiano. Keluarganya pun sebaik itu. Masya Allah, kami bahkan merasa iri dalam arti haru melihat tamu yang tidak berhenti datang dari berbagai kalangan padahal saat itu sudah lewat jam 12 malam,” paparnya.
“Jalanan masih macet oleh mobil yang datang silih berganti dan beliau berpulang di bulan suci Ramadan. Masya Allah,” tukas Chua.***