Gabungkan napas dalam dengan kata atau frasa menenangkan seperti “damai” atau “tenang”. Saat menarik napas, bayangkan udara membawa rasa rileks.
Saat menghembuskan napas, bayangkan ketegangan ikut keluar. Mulai dari 10 menit, lalu tambah hingga 20 menit.
Baca Juga: Bitcoin Cetak Rekor Rp1,93 Miliar, Lalu Anjlok Usai Inflasi AS Picu Guncangan di Pasar Kripto
4. Lion’s Breath
Teknik yoga untuk merilekskan wajah dan rahang. Duduk nyaman, tarik napas dalam, buka mulut lebar, julurkan lidah, lalu keluarkan bunyi “haaa” panjang. Gerakan ini memberikan sensasi segar pada wajah.
5. Alternate Nostril Breathing
Tutup salah satu lubang hidung secara bergantian saat menarik dan menghembuskan napas. Teknik ini dipercaya menyeimbangkan energi tubuh dan menurunkan detak jantung.
Sebaiknya dilakukan saat perut kosong, serta dihindari jika sedang pilek atau kurang sehat.
Latihan pernapasan seperti ini memang sederhana, tetapi jika dilakukan konsisten, manfaatnya bisa dirasakan langsung.
Kuncinya ada pada kebiasaan—semakin rutin dilakukan, tubuh akan semakin cepat beradaptasi untuk tetap tenang dalam berbagai situasi.
Dalam jangka panjang, setiap tarikan dan hembusan napas bisa menjadi langkah kecil yang menjaga kesehatan fisik sekaligus keseimbangan mental.***