Sebagai akibatnya, organ tersebut tak mampu lagi menghasilkan jumlah insulin yang memadai sehingga tubuh tidak mampu mengelola gula darah untuk diubah menjadi energi.
3. Diabetes gestasional
Umumnya, diabetes gestasional mulai terjadi pada usia kehamilan 24–28 minggu, dan ditandai dengan gula darah setelah makan yang tinggi.
Diabetes gestasional harus ditangani dengan baik untuk mencegah berbagai komplikasi dalam kehamilan dan menurunkan berbagai risiko.
4. Diabetes Tipe 3
Penyebabnya belum diketahui secara pasti, meski sejauh ini diketahui bahwa diabetes tipe 3 berkaitan dengan resistensi insulin.
Namun kondisi tersebut tidak mengakibatkan gula darah melonjak naik, melainkan menyebabkan gangguan daya ingat berupa demensia Alzheimer.
5. Diabetes akibat penggunaan steroid
Akibat efek samping steroid adalah meningkatnya gula darah. Steroid adalah obat antiradang yang sering digunakan untuk mengobati berbagai jenis penyakit autoimun dan penyakit serupa lainnya.
Baca Juga: Obat Herbal Untuk Mengatasi Gejala Osteoporosis, Ini Dia 3 Pilihan Serta Manfaatnya
Oleh karena itu, jika seseorang mendapatkan pengobatan steroid secara jangka panjang, risiko terjadinya diabetes akan semakin tinggi.
6. Brittle diabetes
Brittle diabetes adalah istilah yang digunakan untuk kondisi diabetes melitus tipe 1 dengan kondisi gula darah yang sulit dikendalikan.
Karena kadar gula darah pada diabetes jenis ini sangat tidak stabil, para pakar sering menyebutnya sebagai diabetes labil.