BANDUNG, Mediapriangan.com - Di tengah gemerlap Proliga 2026, nama Vi Thi Nhu Quynh, pemain asing asal Vietnam yang memperkuat Medan Falcons ini muncul dengan cara yang berbeda.
Tanpa sorotan besar sejak awal, tanpa label bintang, pevoli yang biasa dipanggil Quynh itu perlahan menembus ruang perhatian publik lewat kerja yang nyaris tak terdengar, tetapi terasa di papan skor.
Pemain bola voli andalan Vietnam yang dijuluki “Tay dap thep” atau pemukul baja itu dikenal berkat ketajamannya dalam menyerang. Perlahan, kontribusinya terbukti membantu Medan Falcons mendulang poin di Proliga 2026.
Baca Juga: Bangun Pondasi Skuad Baru Proliga 2026, Medan Falcons Gaet Dua Pemain Asing Juara ASEAN
Pada laga terakhir Prolga 2026 seri Medan, Vi Thi Nhu Quynh memperkuat Medan Falcons untuk memaksa Jakarta Electric PLN Mobile bertanding hingga lima set. Meski akhirnya kalah, namun untuk pertama kalinya tim ini meraih poin.
Tak hanya itu, sang pemukul baja Vi Thi Nhu Quynh telah mengoleksi 63 poin dan menembus lima besar top skor Proliga 2026. Catatan tersebut membuatnya melampaui sejumlah pemain asing lain, termasuk pemain lokal Megawati Hangestri.
Meski mencatat pencapaian impresif, Vi Thi Nhu Quynh tetap tampil bersahaja. Ia tidak larut dalam euforia prestasi. Di balik performanya, tersimpan kisah perjalanan panjang yang membentuk sikap rendah hati sang spiker Vietnam.
Baca Juga: Medan Falcons Perkuat Sayap dengan VI Thi Nhu Quynh, Transfer Pemain Asing Proliga 2026 Makin Panas
Sejumlah media Vietnam mengungkap, Vi Thi Nhu Quynh tidak lahir dari pusat pembinaan elit. Ia tumbuh di Tuong Duong, sebuah wilayah pegunungan terpencil di Provinsi Nghe An, Vietnam, tempat yang justru menempa mentalnya sejak dini.
Di sana, olahraga bukan jalur masa depan, melainkan sekadar pelengkap kehidupan sehari-hari. Lapangan voli tidak selalu tersedia, fasilitas terbatas, dan mimpi menjadi atlet profesional terasa jauh dari jangkauan.
Ketika banyak pemain Vietnam sudah mengenal latihan terstruktur sejak usia dini, Vi Thi Nhu Quynh baru memulai latihan formal pada usia 15 tahun.
Baca Juga: Profil Dell Palomata, Andalan Baru Medan Falcons yang Siap Mengguncang Proliga 2026
Usia yang membuat banyak pelatih ragu. Namun justru dari titik itulah karakternya terbentuk. Ia terbiasa mengejar ketertinggalan, berlatih lebih lama, dan menerima kenyataan bahwa tidak semua jalan akan mulus.
Perjalanan Vi Thi Nhu Quynh di Vietnam berlangsung pelan, nyaris tanpa sorotan. Ia tidak langsung menjadi andalan, tetapi konsistensi membuatnya bertahan.
Artikel Terkait
Megawati Hangestri Tersungkur, Jakarta Pertamina Enduro Kalah Perdana, Gresik Phonska Plus Meroket di Proliga 2026
Megawati Hangestri Tantang Dominasi Pemain Asing, Tembus 10 Besar Top Skor Proliga 2026, Ini Daftar Lengkapnya!
Drama Proliga 2026, Medan Falcons Tumbang Dramatis dari Jakarta Electric PLN dalam Duel Fullset
Jadwal Pertandingan Proliga 2026 Seri Bandung, Ujian Berat Menanti Megawati Hangestri dan Jakarta Pertamina Enduro
Proliga 2026 Seri Bandung Bakal Panas, Publik Menanti Aksi Megawati di Laga Pertamina Enduro vs BJB Tandamata
Vi Thi Nhu Quynh Masuk 5 Besar Top Skor, Persaingan Proliga 2026 Makin Panas Jelang Seri Bandung