Taktik Masayoshi Manabe di IBK Altos, Gagal Rekrut Rekan Duet Megawati hingga Soroti Keunggulan Setter Lawan

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Senin, 25 Mei 2026 | 04:18 WIB
Masayoshi Manabe siap menerapkan taktik berbasis data di IBK Altos sembari menyoroti kombinasi Megawati dengan setter terbaik Liga Voli Korea. (Dok. Woman Volleybal)
Masayoshi Manabe siap menerapkan taktik berbasis data di IBK Altos sembari menyoroti kombinasi Megawati dengan setter terbaik Liga Voli Korea. (Dok. Woman Volleybal)

 

KOREA, Mediapriangan.com - Konstruksi skuad ideal dalam sebuah tim bola voli harus diinisiasi dari pemilihan pengatur serangan (setter) yang mumpuni.

Hal tersebut menjadi fondasi utama yang dipegang teguh oleh juru taktik kawakan asal Jepang, Masayoshi Manabe, saat merancang kekuatan baru untuk mengarungi ketatnya kompetisi Liga Voli Korea musim depan.

Bagi pria berusia 62 tahun itu, kehadiran pembagi bola yang andal adalah separuh napas dari skema permainan. Dalam pandangan strategisnya, posisi pengumpan merupakan poros utama sebelum sebuah tim melangkah untuk melengkapi sektor pendulang angka atau penyerang tepi.

Baca Juga: Tanpa Hadirnya Ratu Voli Korea, Megawati Hangestri Tatap Jalur Juara Bersama Hyundai Hillstate di Musim Kompetisi 2026/2027

Eks pelatih tim nasional Jepang ini secara khusus juga memberikan analisis mendalam mengenai peta persaingan di kompetisi luar negeri terbarunya, terutama mengenai bagaimana beberapa pemain kunci selalu mendapatkan sokongan dari para pengatur serangan kelas wahid.

Secara spesifik, Masayoshi Manabe menyoroti perekrutan Megawati Hangestri, opposite asal Indonesia yang akan dipasangkan dengan Kim Da In. Ia selalu mendapatkan pasangan setter terbaik Korea.

Ketajaman pemain asal Indonesia tersebut di atas lapangan dinilai tidak lepas dari kemampuannya beradaptasi secara apik dengan para dirigen permainan jempolan di Negeri Ginseng.

Baca Juga: Jadwal Megawati Hangestri Bersama Hyundai Hillstate di Korea Musim 2026, Ini Alasan Absen dari Agenda Resmi PBVSI

Sebelumnya, Megawati Hangestri berpasangan dengan Yeum Hye Seon saat di Red Sparks, dan Kini Megawati berpasangan dengan setter timnas Korea Kim Da In.

Ironisnya, nama terakhir yang disebut itu sebenarnya merupakan buruan utama Manabe demi menyempurnakan taktik miliknya di kubu Hwaseong IBK Altos.

Pihak klub bahkan dilaporkan telah melayangkan penawaran nilai kontrak yang sangat menggiurkan sebanyak dua kali, walau pada akhirnya upaya pembajakan pengumpan andalan tersebut berujung kegagalan.

Baca Juga: Daya Saing Anjlok, Pelatih Tim Nasional Voli Putri Korea Usul Batasi Pemain Kuota Asia Seperti Megawati di V League

Sebagai langkah alternatif menyiasati kegagalan transfer tersebut, nakhoda yang dikenal dengan pendekatan analisis data digital yang mendalam ini langsung mengalihkan kemudi radar transfernya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X